NASIONAL

Sopir TransJakarta Mogok Kerja, Diduga THR Belum Dibayarkan – Kronologi & Tuntutan

Luluk RJMP
59
×

Sopir TransJakarta Mogok Kerja, Diduga THR Belum Dibayarkan – Kronologi & Tuntutan

Sebarkan artikel ini
Sopir TransJakarta Mogok Diduga THR Belum Cair – Ini Kronologi Tuntutannya

Media90 – Sejumlah pengemudi TransJakarta melakukan aksi mogok kerja pada Kamis, 19 Maret 2026 dini hari. Aksi ini langsung menarik perhatian publik karena berkaitan dengan hak pekerja yang belum terpenuhi.

Para sopir, yang tergabung di bawah naungan PT Bianglala Metropolitan, dilaporkan mulai menghentikan operasional sejak pukul 05.00 WIB.

Ads
close ads

Dipicu Dugaan THR Belum Cair

Aksi mogok kerja ini dipicu oleh kekecewaan para sopir terhadap perusahaan yang diduga belum membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR). Selain itu, para pengemudi juga mengungkap sejumlah persoalan lain yang dianggap merugikan mereka sebagai pekerja.

Baca Juga:  Postingan DPO di Threads Polres Metro Jakarta Barat Diserbu Sindiran Netizen

Daftar Tuntutan Para Sopir

Dalam aksi tersebut, para sopir menyuarakan beberapa tuntutan utama, antara lain:

  • THR yang belum dibayarkan
  • Gaji yang dinilai belum sesuai Upah Minimum Regional (UMR)
  • Pemotongan gaji saat izin sakit
  • Tidak adanya kompensasi bagi pekerja berstatus PKWT

Masalah-masalah ini dinilai sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan penyelesaian yang jelas.

Dukungan Keluarga dan Solidaritas

Aksi mogok ini tidak hanya diikuti oleh para sopir, tetapi juga melibatkan anggota keluarga mereka. Sejumlah istri sopir turut hadir sebagai bentuk dukungan dan solidaritas, menunjukkan bahwa persoalan ini berdampak juga pada kondisi ekonomi rumah tangga mereka.

Reaksi Publik

Aksi ini langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Banyak netizen menilai kasus ini mencerminkan adanya persoalan serius dalam sistem ketenagakerjaan, termasuk isu perlindungan hak pekerja, transparansi perusahaan, dan kesejahteraan buruh.

Baca Juga:  KAI Daop 2 Bandung Rutin Lakukan Pemeriksaan Jalur, Antisipasi Perubahan Cuaca dan Musim Hujan

Belum Ada Pernyataan Resmi

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun manajemen TransJakarta terkait tuntutan para sopir. Publik berharap adanya mediasi antara pekerja dan perusahaan agar masalah ini dapat segera diselesaikan tanpa mengganggu layanan transportasi di ibu kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *