Media90 – Kabar buruk datang dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tanggul Sungai Tuntang dilaporkan jebol kembali pada Jumat, 3 April 2026 siang di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur.
Ini merupakan kejadian kedua dalam waktu singkat. Sebelumnya, tanggul di aliran yang sama juga jebol pada Februari 2026 di Kecamatan Kebonagung.
Luapan Air dan Dampak ke Permukiman
Tanggul yang jebol sepanjang kurang lebih 50 meter menyebabkan air Sungai Tuntang meluap ke area permukiman warga. Beberapa wilayah di sekitar lokasi mulai terdampak genangan air, membuat warga waspada terhadap kemungkinan banjir yang semakin meluas.
Berdasarkan data sementara, empat desa di Kecamatan Guntur terdampak akibat luapan sungai, yaitu:
- Desa Trimulyo
- Desa Sidoarjo
- Desa Turitempel
- Desa Sumberejo
Sementara jumlah rumah warga yang terdampak masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.
Kekhawatiran dan Harapan Warga
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena tanggul Sungai Tuntang kembali jebol dalam waktu berdekatan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keamanan tanggul yang dinilai belum kuat menahan debit air.
Warga berharap adanya perbaikan permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang. Masyarakat di sekitar bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Langkah antisipasi seperti memantau kondisi air dan menyiapkan evakuasi dini dinilai penting untuk menghindari risiko lebih besar.














