Media90 – Larangan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) selama bulan Ramadan kembali menjadi sorotan setelah sebuah video pembubaran konvoi pemuda di Makassar viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Fly Over Makassar, ketika sekelompok pemuda tetap melakukan konvoi pada dini hari meski kegiatan tersebut telah dilarang aparat kepolisian. Video pembubaran yang diunggah akun Instagram @makassar.trending langsung menarik perhatian netizen dan memicu berbagai komentar.
Klaim Aksi Sosial vs Penegakan Aturan
Dalam keterangan video, rombongan pemuda mengklaim kegiatan mereka merupakan bentuk aksi sosial selama Ramadan. Namun aparat kepolisian tetap mengambil langkah tegas karena kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Selama Ramadan, pihak kepolisian memang menerapkan pembatasan konvoi jalanan seperti Sahur On The Road. Kebijakan ini bertujuan mencegah berbagai potensi gangguan, mulai dari balap liar hingga konflik antar kelompok.
Aparat kemudian memberikan imbauan kepada peserta agar menghentikan kegiatan tersebut.
Detik-detik Perdebatan di Lokasi
Potongan video yang beredar memperlihatkan adanya perdebatan antara petugas dan peserta konvoi. Beberapa peserta terlihat mengaku memiliki perlindungan dari pihak tertentu, dan muncul dugaan keterlibatan oknum berseragam yang disebut mencoba “pasang badan” saat polisi hendak membubarkan massa. Spekulasi ini memicu perdebatan hangat di media sosial.
Meski sempat memanas, petugas tetap menjalankan prosedur, menjelaskan aturan dan risiko keamanan dari kegiatan tersebut. Setelah itu, seluruh peserta diminta meninggalkan lokasi.
“Kami menegaskan bahwa keselamatan dan ketertiban masyarakat adalah prioritas utama. Tidak ada pengecualian bagi kegiatan yang tidak berizin dan berpotensi mengganggu kenyamanan warga yang sedang beribadah,” ujar perwakilan petugas di lokasi.
Dukungan Netizen
Video pembubaran kini telah ditonton ribuan kali dan memicu beragam komentar netizen. Sebagian besar mendukung langkah aparat yang dianggap tegas menjaga ketertiban selama Ramadan, sementara banyak juga berharap aturan larangan SOTR ditegakkan secara konsisten demi keamanan masyarakat.














