Media90 – Media sosial kembali diramaikan oleh tren unik yang banyak dilakukan anak muda selama momen buka puasa bersama atau bukber di bulan Ramadan.
Tren tersebut dikenal dengan sebutan “Nderek Ibu”, yakni gaya berfoto dengan menarik jilbab hingga menutupi sebagian wajah. Dalam pose tersebut, para wanita berhijab biasanya menutup area hidung dan mulut menggunakan kerudung sehingga hanya bagian mata yang terlihat di kamera.
Unggahan dengan gaya ini kini ramai ditemukan di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram, terutama saat momen buka puasa bersama.
Tagar #iizziinn Ramai Digunakan Netizen
Seiring viralnya tren tersebut, sejumlah pengguna media sosial juga ramai menggunakan tagar #iizziinn dalam unggahan mereka.
Tagar itu dipenuhi berbagai foto dan video pendek yang memperlihatkan kelompok teman berpose kompak dengan gaya yang sama saat acara bukber. Banyak dari mereka melakukannya sebagai candaan atau hiburan ringan ketika berkumpul bersama teman.
Pose tersebut bahkan menjadi semacam “ritual foto bersama” yang membuat suasana bukber terasa lebih seru dan menghibur.
Ternyata Terinspirasi dari Gaya Bupati Pekalongan
Banyak netizen penasaran mengenai asal-usul tren “Nderek Ibu” yang tiba-tiba viral di media sosial tersebut.
Ternyata gaya pose itu terinspirasi dari momen ketika Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, datang memenuhi panggilan di Komisi Pemberantasan Korupsi.
Saat itu, penampilannya menarik perhatian publik karena terlihat menarik kerudung hingga menutupi sebagian besar wajahnya ketika berada di area Gedung Merah Putih KPK.
Momen tersebut kemudian viral di internet dan dijadikan bahan parodi oleh netizen di berbagai platform media sosial.
Makna Istilah “Nderek Ibu”
Istilah “Nderek Ibu” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “ikut ibu”.
Dalam konteks tren viral ini, istilah tersebut digunakan sebagai bentuk humor atau sindiran ringan terhadap momen yang sebelumnya viral di media.
Karena dianggap lucu dan unik, gaya tersebut akhirnya diikuti oleh banyak anak muda, terutama saat momen berkumpul seperti acara bukber.
Tak heran jika tren “Nderek Ibu” kini terus bermunculan di berbagai unggahan media sosial dan menjadi salah satu fenomena viral selama bulan Ramadan tahun ini.














