Media90 – Pemandangan tak biasa mendadak viral di media sosial. Puluhan warga di Wonosobo terlihat antusias mengumpulkan ban kendaraan bekas hingga saling berebut.
Alih-alih memperebutkan kebutuhan pokok, yang diburu justru ban bekas yang bagi sebagian orang dianggap sudah tidak bernilai. Fenomena ini pertama kali ramai setelah video yang beredar di TikTok dan Instagram.
Dalam video tersebut, tampak warga dari berbagai usia berkumpul di sebuah lokasi yang diduga area bengkel atau tempat penampungan ban. Mereka terlihat serius memilah ban yang masih bisa dimanfaatkan, sehingga menarik perhatian netizen karena dinilai tidak biasa.
Berdasarkan informasi dari tag lokasi unggahan akun @waluyo_donat_hitam, kejadian ini disebut berlangsung di sekitar area RR Motor, Wonosobo. Meski belum ada keterangan resmi, lokasi tersebut diduga menjadi titik pengumpulan atau distribusi ban bekas bagi warga.
Fenomena ini ternyata memiliki alasan kuat. Ban bekas masih memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan kembali untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari dijadikan kursi, meja, hingga pot tanaman, bahkan bisa dijual kembali ke pengepul atau pasar loak.
Bagi sebagian warga, ban bekas bukan sekadar limbah, melainkan peluang usaha yang menjanjikan. Kreativitas dalam mengolah barang bekas menjadi produk bernilai jual turut membuka peluang ekonomi alternatif.
Peristiwa ini juga menjadi gambaran bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan barang yang dianggap tidak berguna menjadi sesuatu yang bernilai. Tak heran, banyak netizen memberikan respons positif dan mengapresiasi semangat warga dalam mencari peluang ekonomi dari hal sederhana.














