Media90 – BAIC Indonesia menargetkan lonjakan penjualan hingga 200 persen pada 2026. Strategi perusahaan untuk mewujudkan target ambisius ini mencakup perluasan jaringan diler, peluncuran model baru, serta penguatan layanan purnajual untuk konsumen di seluruh Tanah Air.
Dhani Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, menegaskan bahwa target pertumbuhan tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi jangka panjang perusahaan untuk menegaskan posisinya sebagai pemain serius di industri otomotif Indonesia.
“Untuk mendorong hal ini, BAIC terus melakukan peningkatan dan perluasan baik dari sisi produk maupun jaringan penjualan dan servis,” ujar Dhani di sela acara BAIC Media Iftar and Office Warming 2026 di BAIC Tower, Tangerang, Kamis (5/3/2026).
Tahun lalu, BAIC Indonesia mencatat penjualan retail sebanyak 677 unit. Tahun ini, perusahaan menargetkan penjualan retail meningkat menjadi sekitar 2.018 unit, hampir tiga kali lipat dibandingkan 2025.
Perluasan Jaringan Diler
Salah satu fokus utama BAIC adalah memperluas jaringan diler. Perusahaan menargetkan memiliki hingga 28 diler di seluruh Indonesia hingga akhir 2026, dengan konsentrasi utama di wilayah Jabodetabek. Pada 2027, BAIC berencana menambah 10 diler baru lagi untuk memperluas jangkauan pasar dan mendukung layanan purnajual.
Layanan Purnajual yang Diperkuat
BAIC juga menghadirkan berbagai program layanan purnajual untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Indonesia, antara lain:
- Garansi kendaraan hingga 5 tahun.
- Gratis service maintenance selama 4 tahun atau hingga 80 ribu km.
- Ketersediaan genuine spare parts di seluruh jaringan diler dengan jaminan pemenuhan hingga 90 persen.
- Gratis layanan Emergency Roadside Assistance selama 5 tahun.
Peluncuran Model Baru hingga 2027
Perusahaan juga menyiapkan sejumlah model baru hingga 2027. Untuk 2026, dua model akan diperkenalkan: BAIC X1, small hatchback listrik yang akan bersaing dengan BYD Atto 1, dan Arcfox T1, yang akan mengisi segmen medium hatchback listrik.
Selain itu, BAIC akan menghadirkan BJ30 HEV versi Completely Knocked Down (CKD) di 2026, memproduksi unit lokal di Indonesia untuk memperkuat strategi manufaktur dalam negeri.
Untuk 2027, BAIC berencana menghadirkan Arcfox N80 KS dengan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV), serta Arcfox T5, premium mid-size SUV listrik dengan REEV yang telah meraih berbagai penghargaan, termasuk G-CAP Five Star Certification, CA-CAP Five Star Platinum Certification, dan peringkat pertama NEV Mid-Size SUV Quality Rankings Q1 2024.
“Ini ada product push yang lebih banyak lagi, termasuk empat model baru. Fokus kami adalah N80 KS, MPV elektrik premium, dan juga BJ41 yang masih dalam pipeline,” terang Dhani.
Kesimpulan
Dengan strategi perluasan diler, penguatan layanan purnajual, dan peluncuran model baru yang inovatif, BAIC Indonesia optimis dapat mendorong penjualan hingga 200 persen. Perusahaan tidak hanya menargetkan pertumbuhan angka penjualan, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen melalui kualitas produk dan layanan, sekaligus memperkuat posisi di pasar otomotif Indonesia yang kian kompetitif.














