Media90 – Geely Auto mengumumkan target ambisius untuk melewati BYD di pasar domestik China, menyusul hasil keuangan perusahaan yang memecahkan rekor pada 2025.
Dikutip dari Car News China, Senin (23/3/2026), pengumuman ini disampaikan oleh pejabat Geely pada 18 Maret 2026, yang mengungkapkan strategi perusahaan untuk menantang pemimpin pasar saat ini, BYD.
“Kami menargetkan penjualan domestik pada tahun 2026 untuk mencapai nomor satu di China,” ujar seorang eksekutif senior Geely saat pengarahan keuangan. Untuk mencapai target ini, Geely harus melewati penjualan domestik BYD di 2025 yang mencapai 3,55 juta kendaraan.
Selain target domestik, Geely menetapkan target penjualan global sebesar 3,45 juta kendaraan pada tahun ini. Meski demikian, fokus utama perusahaan tetap pada kinerja domestik.
Pada tahun lalu, Geely menyesuaikan target penjualan dari 2,71 juta unit menjadi 3 juta unit dan berhasil mencapainya. Perusahaan juga membukukan pendapatan sebesar 50 miliar dolar AS sepanjang 2025, meningkat 25 persen dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih yang dibagikan kepada pemegang saham tercatat 2,09 miliar dolar AS, naik 36 persen dari 2024.
Kinerja penjualan yang positif membuat kas perusahaan mencapai 9,88 miliar dolar AS pada akhir 2025, meningkat 46 persen dari tahun sebelumnya. Salah satu faktor keberhasilan ini adalah strategi premium melalui merek Zeekr, di mana Zeekr 9X menjadi model unggulan dengan margin keuntungan dilaporkan mencapai 40 persen, sekaligus meningkatkan margin laba kotor perusahaan menjadi 16,9 persen pada kuartal keempat 2025.
Masif Perluas Jaringan Global
Meskipun target penjualan global resmi 2026 adalah 640 ribu unit, target internal Geely tercatat 750 ribu kendaraan. Untuk mencapai hal ini, perusahaan berencana memperluas jaringan diler internasional ke lebih dari 1.300 lokasi.
Geely juga akan memanfaatkan sinergi dengan merek-merek di bawah Geely Holding Group, termasuk Volvo, Lotus, dan Smart, serta mempercepat peluncuran model terlaris seperti Galaxy E5 dan Starship 7 ke pasar global.
Strategi lain termasuk mempercepat peluncuran model Lynk & Co 08, 01, dan Z20 untuk pasar Eropa dengan memanfaatkan reputasi Volvo, serta meluncurkan Zeekr 7X di Korea Selatan pada semester pertama 2026.
Selain itu, Geely berencana memasang lebih dari 50 ribu stasiun pengisian cepat Megawatt dalam lima tahun ke depan melalui anak perusahaan Haohang Energy, untuk mendukung model terbaru Zeekr 001, yang mampu menerima daya pengisian puncak hingga 1.500 kW.
Dengan strategi agresif ini, Geely menegaskan ambisinya untuk menjadi pemain dominan di pasar otomotif domestik dan global, serta menantang dominasi BYD di China.














