Media90 – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta–Jawa Barat (BBPJN) tengah mempercepat perbaikan lubang di sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Jawa Barat.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur mudik dalam kondisi aman dan nyaman bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan lintas kota maupun lintas provinsi.
Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat dari Direktorat Jenderal Bina Marga, Rina Kumala Sari, mengatakan bahwa jumlah lubang di jalan nasional Jawa Barat sempat mencapai ribuan titik akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir.
“Kami akui bahwa memang hujan ekstrem, cuaca ekstrem kemarin itu membuat kondisi jalan menurun. Kalau kami hitung keseluruhan, lubang yang ada di jalan nasional di Provinsi Jawa Barat sekitar 7.400 lubang,” ujar Rina di sela acara Presstour Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2026 di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026).
Sebagian Besar Lubang Sudah Diperbaiki
Rina menjelaskan bahwa sebagian besar lubang di ruas jalan nasional tersebut sudah berhasil ditangani oleh tim BBPJN. Saat ini, hanya tersisa ratusan titik yang masih dalam proses perbaikan.
“Saat ini sudah kami tangani dan masih tersisa 226 lubang. Kalau di jalur Pantai Utara Jawa (Pantura), masih ada 131 lubang. Kami targetkan dua hari ke depan sudah tidak ada lagi lubang itu,” jelasnya.
Ia berharap setelah perbaikan selesai dilakukan, tidak muncul lubang baru yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik.
“Mudah-mudahan tidak muncul lubang baru karena memang diketahui musim hujan menyebabkan lubang, apalagi di jalur Pantura dengan lalu lintas berat. Tapi kami konsisten akan selalu cepat satu kali 24 jam menutup lubang tersebut dengan bahan TCM,” tambah Rina.
Gunakan Teknologi Tambalan Cepat Mantap (TCM)
Dalam proses perbaikan jalan, BBPJN menggunakan bahan Tambalan Cepat Mantap (TCM) untuk menutup lubang secara cepat dan efisien.
TCM merupakan campuran antara hot mix asphalt (aspal panas) dan cold mix asphalt (aspal dingin) yang dipadukan dengan aditif khusus dan diproduksi secara pabrikasi.
Keunggulan bahan ini adalah dapat langsung digunakan untuk menutup lubang tanpa memerlukan alat pemadat khusus.
“TCM itu bisa langsung menutup lubang, tidak perlu alat pemadat sehingga komitmen kami untuk menyiapkan kondisi jalan yang aman dan tidak berlubang bisa kami laksanakan,” kata Rina.
Menurutnya, material TCM tersebut sudah disiapkan di posko-posko Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang tersebar di sepanjang jalur nasional.
Puluhan Posko Mudik Juga Disiapkan
Selain memperbaiki jalan, BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat juga menyiapkan lebih dari 20 posko mudik untuk mendukung kenyamanan para pemudik selama perjalanan.
“Saat ini kita berada di posko 1.3 yang merupakan satu dari 23 posko mudik yang kami siapkan. Posko ini akan ditempatkan di lokasi strategis di masing-masing wilayah PPK, yaitu di jalur yang banyak dilalui pemudik,” ungkap Rina.
Posko tersebut dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak selama perjalanan.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:
- Ruang istirahat
- Tempat salat
- Fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
- Air minum dan makanan ringan
- Area bermain anak
Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan tambahan bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh.
Tak hanya itu, BBPJN juga menyiapkan hadiah bagi pemudik yang singgah di posko tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya menciptakan suasana perjalanan yang lebih menyenangkan selama musim mudik Lebaran 2026.














