OTOMOTIF

Leapmotor Segera Hadir di Indonesia, Produksi CKD dan Diler Sedang Dipersiapkan

57
×

Leapmotor Segera Hadir di Indonesia, Produksi CKD dan Diler Sedang Dipersiapkan

Sebarkan artikel ini
Leapmotor Bersiap Masuk Indonesia, Produksi CKD dan Jaringan Diler Mulai Dibangun
Leapmotor Bersiap Masuk Indonesia, Produksi CKD dan Jaringan Diler Mulai Dibangun

Media90 – Pasar mobil listrik Indonesia segera kedatangan merek baru, Leapmotor, yang siap meramaikan segmen kendaraan elektrifikasi. Berbagai persiapan tengah dilakukan, mulai dari penentuan model yang akan dipasarkan, lokasi produksi, hingga pengembangan jaringan diler.

Leapmotor: Merek Listrik dari China dengan Dukungan Stellantis

Leapmotor merupakan merek kendaraan listrik asal China yang kini berada di bawah payung grup global Stellantis. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Stellantis untuk memperluas pengembangan dan distribusi kendaraan listrik di berbagai pasar internasional. Melalui kemitraan ini, Leapmotor akan memanfaatkan jaringan distribusi, infrastruktur, dan standar kualitas Stellantis untuk ekspansi di luar China.

Ads
close ads

Di Indonesia, kehadiran Leapmotor diwujudkan melalui kerja sama strategis antara Stellantis dan PT Indomobil National Distributor (IND).

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperluas portofolio merek di Indonesia sekaligus menghadirkan lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi yang telah diakui secara global,” ujar Tan Kim Piauw, CEO IND. Ia menambahkan, “Leapmotor menggabungkan teknologi kendaraan listrik yang kuat dengan pendekatan engineering matang, menjadi solusi mobilitas baru yang menarik bagi konsumen di Indonesia.”

Baca Juga:  Mendukung Revolusi Mobil Listrik, Hyundai Ungkap 3 Strategi Inovatif untuk Solusi Mobilitas EV

Target Peluncuran Leapmotor di Indonesia

Kehadiran Leapmotor di Tanah Air telah dikonfirmasi sejak 2025. Menjelang awal 2026, IND kembali menegaskan merek ini akan segera hadir. Meski demikian, jadwal peluncuran resmi masih menunggu finalisasi persiapan.

“Targetnya antara semester pertama atau kedua 2026. Kami butuh satu hingga dua bulan lagi untuk mengumumkan secara resmi, kemungkinan sebelum atau saat GIIAS 2026,” jelas Tan Kim Piauw di acara Stellantis Brand House – Media Iftar 2026.

Model Leapmotor yang Akan Masuk Indonesia

IND belum mengumumkan model yang pasti, namun Leapmotor memiliki berbagai tipe, termasuk sedan, SUV, MPV, dan coupe. Secara global, model populer Leapmotor antara lain T03, B01, B03, B10, C10, C16, D19, dan Lafa 5.

Di Asia Tenggara, Leapmotor telah hadir lebih dulu di Malaysia dengan model B10 dan C10, namun Tan Kim Piauw menegaskan bahwa model untuk Indonesia tidak harus sama dengan yang dijual di negara tetangga. Basis CKD yang telah diterapkan di Malaysia dapat membantu persiapan produksi lokal di Indonesia.

Baca Juga:  Rahasia SUV Lamborghini Urus: Spesifikasi, Harga, dan Cek Unit Bekasnya Sekarang!

Perkiraan Harga Leapmotor di Indonesia

Kisaran harga Leapmotor di Indonesia masih fleksibel, tergantung model yang masuk. “Rentangnya bisa Rp200 juta hingga Rp700 juta, karena produk kami ada dari B01, B03, B10, C10, hingga C16,” ungkap Tan Kim Piauw.

Rentang harga ini memungkinkan Leapmotor bersaing di berbagai segmen, sekaligus memberi pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik canggih.

Produksi Lokal di Cikampek dan Jaringan Diler

IND memastikan seluruh kendaraan Leapmotor akan diproduksi secara lokal (CKD) di fasilitas Indomobil Group di Cikampek, Jawa Barat. Proses ini mencakup lokalisasi komponen untuk memastikan kualitas dan efisiensi produksi.

Selain itu, jaringan diler juga sedang disiapkan. Leapmotor akan menggunakan konsep Stellantis Brand House, di mana beberapa merek Stellantis dapat hadir dalam satu showroom. “Jadi saat mobil mulai dipasarkan, jaringan diler dan aftersales sudah siap, dengan teknisi terlatih,” tambah Tan Kim Piauw.

Fokus Leapmotor pada R&D dan Produksi Mandiri

Leapmotor menekankan pengembangan kendaraan secara in-house, dengan lebih dari 60 persen komponen diproduksi sendiri. Pada September 2025, perusahaan mencapai tonggak penting dengan memproduksi kendaraan ke satu juta unit, memperkuat posisinya sebagai salah satu merek kendaraan listrik dengan pertumbuhan cepat di dunia.

Baca Juga:  Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026: Prediksi 144 Juta Pemudik dan Strategi Nasional

Kesimpulan

Kehadiran Leapmotor di Indonesia menandai babak baru untuk segmen mobil listrik Tanah Air. Dengan dukungan Stellantis dan IND, Leapmotor menawarkan kendaraan inovatif, produksi lokal, dan jaringan diler siap pakai melalui konsep Stellantis Brand House.

Lebih dari 60 persen komponen diproduksi in-house, dan dengan pencapaian satu juta unit pada September 2025, Leapmotor siap bersaing dengan teknologi mutakhir dan nilai produk kompetitif. Kehadiran merek ini memperluas pilihan kendaraan listrik dan mendukung ekosistem mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.

FAQ Leapmotor Indonesia

Kapan Leapmotor diluncurkan di Indonesia?
Target 2026, kemungkinan antara semester pertama dan kedua, informasi resmi akan diumumkan 1–2 bulan ke depan.

Model apa saja yang masuk?
Masih finalisasi. Secara global, model populer: T03, B01, B03, B10, C10, C16, D19, Lafa 5.

Apakah sama dengan model di Malaysia?
Tidak harus sama, meski basis CKD di Malaysia bisa membantu produksi lokal.

Berapa perkiraan harga?
Rentang harga diperkirakan Rp200 juta hingga Rp700 juta, tergantung tipe dan segmen kendaraan.

Diproduksi lokal atau impor?
Semua kendaraan Leapmotor untuk Indonesia diproduksi lokal (CKD) di Cikampek, Jawa Barat.

Bagaimana dengan jaringan diler dan layanan purnajual?
Menggunakan konsep Stellantis Brand House, diler dan aftersales sudah siap dengan teknisi terlatih untuk mendukung pengalaman kepemilikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *