Media90 – Di balik inovasi terbaru Omoway, terdapat teknologi inti yang disebut arsitektur universal Omo Robot. Teknologi ini memungkinkan transformasi kendaraan roda dua menjadi “robot roda dua” dengan kemampuan persepsi dan pengambilan keputusan otonom.
Menurut Ricky Yu, Head of Product & Global Brand Omoway, arsitektur ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan produk perusahaan.
“Arsitektur universal Omo Robot memberikan kami kekuatan super yang unik. Kemampuan ini memungkinkan kami untuk mendefinisikan produk baru dengan cepat di berbagai kendaraan dan platform,” ujarnya saat peluncuran global Omo X di Cloud9 Piazza, Jewel Changi Airport, Singapura, Kamis (12/3/2026).
Empat Naluri Mirip Manusia
Omoway menjelaskan bahwa arsitektur ini menggabungkan konsep “otak full-stack” dan “serebelum digital”. Sistem tidak hanya memproses data, tetapi juga mengontrol pergerakan kendaraan secara presisi.
Sepeda motor dipilih sebagai titik awal evolusi teknologi ini, yaitu Omo X. Arsitektur universal Omo Robot memberikan kendaraan empat “naluri” mirip manusia:
- Melihat dengan Wawasan (Visi)
Persepsi 360° berbasis visi untuk memodelkan jalan dengan fidelitas tinggi dan memprediksi maksud lingkungan. - Berpikir Mendalam (Logika)
Model pengambilan keputusan tingkat milidetik, disempurnakan melalui jutaan simulasi dalam lingkungan virtual. - Bertindak dengan Presisi (Aksi)
Sistem eksekusi sinergis perangkat keras-perangkat lunak yang mengoordinasikan motor, pengereman, kemudi, dan giroskop secara tepat. - Bereaksi dengan Kecepatan Kilat (Respons)
Arsitektur listrik/elektronik (E/E) berkinerja tinggi yang memastikan aliran data tanpa latensi dari persepsi hingga eksekusi.
“Kami memberi kendaraan empat naluri ini: melihat dari dalam, menyelaraskan dengan perubahan arah, bertindak presisi, dan bereaksi dengan kecepatan kilat,” jelas Ricky.
Platform Universal untuk Berbagai Produk
Arsitektur universal Omo Robot tidak terbatas pada sepeda motor saja, tetapi merupakan platform universal yang dapat diterapkan ke berbagai jenis kendaraan.
“Bayangkan kerangka cerdas tunggal yang dapat diaplikasikan ke bentuk kendaraan tak terbatas. Ini membuka jalan bagi ekspansi jauh melampaui batas industri,” ujar Ricky.
Selain Omo X, Omoway menerapkan arsitektur ini pada Mobility One, robot roda serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai skenario, termasuk pengantaran barang. Mobility One sudah memiliki kemampuan keseimbangan stabil dan menghindari rintangan, dan akan segera diluncurkan secara resmi.
“Sama seperti kami menjembatani kesenjangan antara konsep penyeimbangan diri dan model produksi massal, kami bergerak cepat untuk mewujudkan visi ini. Semua yang kami ciptakan dirancang untuk memenuhi kebutuhan manusia di dunia nyata,” pungkas Todd He, Founder Omoway.
Arsitektur universal Omo Robot menegaskan Omoway sebagai pionir teknologi kendaraan pintar otonom, membuka kemungkinan bagi evolusi kendaraan roda dua dan robotika mobilitas yang cerdas, aman, dan futuristis.














