Media90 – Toyota Motor Corporation resmi meluncurkan bZ4X Touring di Jepang pada akhir Februari 2026. Model ini merupakan pengembangan dari seri bZ4X sebelumnya dengan fokus pada peningkatan utilitas ruang dan optimasi performa untuk perjalanan jarak jauh.
Langkah ini menandai transformasi signifikan ekosistem kendaraan listrik murni (BEV) Toyota, sejalan dengan permintaan konsumen global yang menginginkan mobil ramah lingkungan dengan fungsionalitas lebih tinggi, terutama untuk aktivitas luar ruang dan perjalanan keluarga.
Dimensi dan Ruang Kargo
bZ4X Touring menonjol dengan kapasitas kargo lebih luas dibanding versi standar. Data teknis mobil menunjukkan dimensi panjang 4.830 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.675 mm, dan wheelbase 2.850 mm.
Kapasitas bagasi mencapai 619 liter (metode VDA), 1,4 kali lebih besar dari bZ4X standar, mampu menampung hingga empat tas golf 9,5 inci. Fleksibilitas didukung pelipatan kursi belakang 6:4, tuas operasi dekat pintu bagasi, serta pengait belanja dan pengait beban untuk keamanan barang.
Jarak Tempuh dan Efisiensi Baterai
Varian penggerak roda depan (FWD) diklaim mampu menempuh hingga 734 km dalam satu kali pengisian daya penuh (standar WLTC). Optimasi ini dicapai berkat sistem eAxle dengan semikonduktor SiC (Silicon Carbide) dan perbaikan aerodinamika, termasuk roof spoiler besar, rear side spoiler, dan optimasi bumper belakang.
bZ4X Touring menggunakan baterai Lithium-ion 74,69 kWh, dilengkapi battery preconditioning untuk menyesuaikan suhu baterai sebelum pengisian cepat. Pengisian dari 10% ke 80% hanya membutuhkan 28 menit dengan rapid charger 150 kW, bahkan di suhu ekstrem -10°C.
Sistem Penggerak 4WD dan Performa
Varian 4WD menggunakan motor AC Synchronous di roda depan dan belakang dengan total output 280 kW, memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,6 detik.
Teknologi X-Mode, hasil kolaborasi dengan Subaru, menyediakan tiga mode berkendara untuk distribusi tenaga dan pengereman optimal di medan buruk, termasuk salju atau offroad ringan. Sistem 4WD memantau kecepatan tiap roda dan input kemudi secara presisi untuk menjaga stabilitas.
Desain Eksterior dan Kabin
bZ4X Touring tampil sebagai kendaraan “Active Gear” dengan lampu belakang LED hitam horizontal, pelek aluminium 20 inci hitam, roof rail tipe bridge, dan skid plate depan-belakang.
Di kabin, pengemudi mendapat panel instrumen horizontal rendah dengan layar sentuh 14 inci untuk navigasi, AC, dan audio. Konsol tengah fungsional dengan wireless charging dan konektivitas smartphone. Interior tersedia dalam warna black dan khaki, dilengkapi trim serat kayu hitam untuk kesan maskulin namun modern.
Keselamatan dan Bantuan Pengemudi
bZ4X Touring dilengkapi paket Toyota Safety Sense sebagai standar, termasuk Proactive Driving Assist, Toyota Teammate Advanced Drive untuk kemacetan, dan Advanced Park dengan kendali jarak jauh. Fitur ini mengurangi beban pengemudi dan meningkatkan keamanan dalam berbagai situasi.
Harga dan Varian di Jepang
- Z Grade FWD: 5.750.000 Yen (~Rp598 jutaan)
- Z Grade 4WD: 6.400.000 Yen (~Rp666 jutaan)
Kesimpulan
bZ4X Touring menunjukkan bahwa Toyota tidak hanya fokus pada efisiensi energi, tetapi juga fleksibilitas penggunaan nyata. Dengan bagasi luas, jarak tempuh hingga 734 km, dan sistem 4WD tangguh, model ini menjadi opsi kompetitif bagi konsumen yang menginginkan BEV bertenaga tanpa mengorbankan hobi dan kebutuhan keluarga.
Meskipun saat ini hanya tersedia di Jepang, spesifikasi Touring memberikan gambaran evolusi BEV yang semakin fungsional dan bertenaga untuk pasar global.
FAQ
Apa perbedaan bZ4X Touring?
- Kapasitas bagasi 619 liter, 1,4 kali lebih luas dari versi standar.
- Bodi lebih panjang (4.830 mm) dengan atribut outdoor: roof rail tipe bridge, velg 20 inci hitam, skid plate depan-belakang.
Berapa jarak tempuh bZ4X Touring?
- Varian FWD: hingga 734 km (WLTC). Baterai Lithium-ion 74,69 kWh dengan battery preconditioning memungkinkan pengisian 10–80% dalam 28 menit, bahkan di suhu ekstrem -10°C.
Apakah bZ4X Touring dijual di Indonesia?
- Saat ini hanya resmi diluncurkan di Jepang (25 Februari 2026). Belum ada informasi resmi dari PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengenai kehadirannya di Indonesia.














