Media90 – Langkah VinFast untuk memperluas pasar mobil listrik di Indonesia semakin nyata, terutama dengan hadirnya Limo Green dan VF MPV 7. Pabrikan otomotif asal Vietnam ini baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh pada Kamis (5/3/2026) di Jakarta.
Kesepakatan ini mencakup pengadaan total 20 ribu unit kendaraan listrik hingga 2028, menegaskan posisi VinFast dalam mempercepat elektrifikasi transportasi di Asia Tenggara. PT Sembilan Benua Abadi diproyeksikan mengakuisisi 10 ribu unit hingga akhir 2027, sementara PT Satu Kosong Tujuh menyerap 10 ribu unit sisanya hingga akhir 2028.
Dua model utama yang menjadi bintang dalam kesepakatan fleet ini adalah Nerio Green (C-SUV) dan yang paling dinantikan, Limo Green (MPV 7-penumpang).
Momentum Limo Green di Jalur Komersial
Limo Green bukan sekadar tambahan lini produk VinFast, tetapi dirancang khusus untuk kebutuhan operasional layanan komersial atau fleet. Kehadirannya melengkapi VF MPV 7 yang sebelumnya diperkenalkan untuk pasar retail di IIMS 2026.
Media90 sempat menjajal Limo Green saat acara penandatanganan MoU. Dengan dimensi panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, dan tinggi 1.729 mm, Limo Green menawarkan proporsi MPV sejati yang mampu menampung tujuh penumpang dengan nyaman.
Performa dan Efisiensi Baterai LFP
Limo Green dan VF MPV 7 menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD). Dapur pacu elektrik keduanya menghasilkan tenaga maksimal 201 hp dengan torsi puncak 280 Nm—cukup untuk akselerasi instan saat membawa tujuh penumpang.
Baterai LFP memungkinkan Limo Green menempuh 450 km dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan standar NEDC. Pengisian daya dari 10–70 persen hanya membutuhkan 30 menit via jaringan fast charging, didukung oleh ekosistem V-Green yang sudah memiliki lebih dari 2.221 charger di seluruh Indonesia.
Perbedaan Limo Green vs VF MPV 7
Meskipun basis mekanisnya sama, terdapat perbedaan kurasi fitur:
- Roda dan pelek: Limo Green menggunakan velg steel 18 inci untuk durabilitas, VF MPV 7 memakai pelek alloy 19 inci lebih premium.
- Mode berkendara: Limo Green menawarkan Eco dan Normal, VF MPV 7 memiliki tambahan mode Sport.
- Interior: Limo Green dilengkapi layar infotainment 10,1 inci, VF MPV 7 menambahkan kursi kulit premium.
- Kenyamanan ekstra: VF MPV 7 punya fitur Cruise Control dan filtrasi udara PM 2.5.
Komitmen Jangka Panjang dan Ekosistem Hijau
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menekankan kolaborasi dengan mitra lokal akan mempercepat adopsi kendaraan listrik. VinFast sudah memulai operasional pabrik di Subang dan menawarkan program purnajual untuk konsumen retail maupun fleet.
Garansi kendaraan 7 tahun / 160.000 km dan garansi baterai 10 tahun / 200.000 km berlaku untuk kedua model. Konsumen retail bahkan mendapat Resale Value Guarantee 80 persen dan fasilitas Free Charging hingga 1 Maret 2028.
Kesimpulan
MoU pengadaan 20 ribu unit menunjukkan tekad VinFast memasuki pasar Indonesia secara agresif. Dengan Limo Green yang efisien untuk armada dan VF MPV 7 yang nyaman untuk keluarga, VinFast siap menjadi tulang punggung transportasi publik masa depan.
Bagi konsumen, pilihan kini lebih beragam: kendaraan operasional tangguh dengan biaya lari rendah seperti Limo Green, atau MPV listrik lengkap untuk keluarga seperti VF MPV 7.
FAQ
Q: Apakah Limo Green dan VF MPV 7 sama?
A: Secara basis mesin dan dimensi sama. Limo Green untuk fleet, fitur lebih esensial. VF MPV 7 untuk retail dengan fitur premium.
Q: Berapa jarak tempuh maksimal Limo Green?
A: Hingga 450 km per pengisian daya penuh, berkat baterai LFP.
Q: VinFast merek asal mana?
A: Vietnam, bagian dari Vingroup JSC, dengan pabrik di Subang, Indonesia.














