Media90 – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk program Beasiswa Cilegon Juare pada tahun 2026. Angka ini dinilai cukup besar untuk program beasiswa yang digelontorkan setiap tahun.
Atas dasar itu, Pemkot Cilegon mendorong Baznas dan Forum CSR untuk turut menyalurkan bantuan dalam program yang sama, sehingga cakupan penerima beasiswa dapat lebih luas.
Analis Kebijakan Ahli Madya Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Cilegon, Ali Irfan, menjelaskan bahwa anggaran Rp25 miliar tersebut diperuntukkan bagi program Beasiswa Full Sarjana dan Beasiswa Cilegon Juare. “Rp25 miliar tahun ini,” ujarnya pada Rabu, 8 April 2026.
Ali menambahkan, pihaknya tengah merumuskan konsep link and match antara kebutuhan industri dengan program studi mahasiswa, agar lulusan beasiswa dapat lebih mudah terserap di dunia kerja. “Melalui CSR, kita bisa mendapatkan masukan dari industri, terutama terkait kebutuhan tenaga kerjanya,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Mahmudin, menyatakan harapannya agar program beasiswa tidak hanya bergantung pada APBD. Menurutnya, peran Baznas dan CSR sangat penting. “Saya dulu menerima beasiswa dari Baznas di DKI. Kedepan diharapkan hal serupa bisa diterapkan di sini,” katanya.
Mahmudin juga menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung keberlanjutan program. “Para alumni yang sudah bekerja bisa dihimpun sumbangannya melalui Baznas, lalu disalurkan kembali kepada mahasiswa penerima beasiswa berikutnya,” pungkasnya.














