TEKNO

Apple AirTag 2 Resmi Meluncur: 5 Fitur Canggih yang Bikin Wajib Upgrade

3
×

Apple AirTag 2 Resmi Meluncur: 5 Fitur Canggih yang Bikin Wajib Upgrade

Sebarkan artikel ini
Apple AirTag 2 Hadir! 5 Fitur Baru yang Bikin Upgrade Jadi Wajib
Apple AirTag 2 Hadir! 5 Fitur Baru yang Bikin Upgrade Jadi Wajib

Media90 – Setelah penantian panjang selama lima tahun sejak debut pertamanya pada 2021, Apple akhirnya merilis AirTag 2 pada 26 Januari 2026. Di tengah persaingan pelacak pintar yang semakin sengit, raksasa teknologi asal Cupertino ini hadir dengan pembaruan signifikan yang tidak hanya kosmetik, tetapi juga fungsional.

Bagi pengguna setia ekosistem Apple, pertanyaan besarnya tentu: apakah layak untuk upgrade? Jawabannya terletak pada lima fitur kunci yang membuat AirTag 2 lebih superior dibanding pendahulunya, mulai dari jangkauan sinyal hingga privasi yang lebih matang.

1. Revolusi Chip UWB Generasi Kedua: Jangkauan Lebih Luas

Perubahan paling signifikan ada pada “otak” perangkat ini. AirTag 2 kini ditenagai oleh chip Ultra Wideband (UWB) generasi kedua. Jika pada generasi pertama fitur Precision Finding hanya efektif dalam jarak dekat di dalam ruangan, chip baru ini meningkatkan jangkauan hingga 50 persen lebih jauh.

Baca Juga:  Apple Bersiap Rilis Aplikasi Manajemen Kata Sandi, Siap Saingi LastPass dan 1Password

Artinya, pengguna bisa melacak kunci yang hilang di sudut rumah atau tas di bandara dengan panduan arah yang lebih akurat, menutupi salah satu kelemahan utama AirTag generasi pertama.

2. Audio Lebih Lantang, Pencarian Lebih Mudah

Speaker AirTag generasi pertama sering dianggap terlalu kecil, terutama saat barang tertimbun bantal atau tas tebal. Apple merespons dengan desain ulang sistem audio di AirTag 2.

Speaker internal baru mampu menghasilkan suara 50% lebih keras dan jelas, memudahkan pencarian di lingkungan bising seperti stasiun, pusat perbelanjaan, atau ruang terbuka.

3. Konektivitas Bluetooth Lebih Gesit

Selain UWB, AirTag 2 juga menghadirkan chip Bluetooth yang lebih kuat, memperluas radius deteksi awal sebelum fitur Precision Finding mengambil alih. Kombinasi ini menciptakan pengalaman pelacakan yang lebih mulus dan konsisten, meminimalkan momen “mencari sinyal” yang kerap terjadi pada model lama.

Baca Juga:  Meluncur ke Dunia Baru: Asus Hadirkan Zenbook DUO, Laptop Inovatif dengan Teknologi Dua Layar dan Kecerdasan Buatan

4. Integrasi Penuh dengan Apple Watch

Untuk pertama kalinya, Precision Finding dapat diakses langsung melalui Apple Watch Series 9 dan Apple Watch Ultra 2 (dengan watchOS terbaru).

Sebelumnya, pengguna hanya bisa melihat arah kasar atau membunyikan suara. Kini, panah penunjuk arah dan jarak hadir di pergelangan tangan, memungkinkan pencarian tanpa harus terus memegang iPhone—praktis saat tangan penuh bawaan.

5. Privasi dan Ekosistem Berbagi Lebih Matang

Belajar dari kontroversi stalking di masa lalu, AirTag 2 hadir dengan fitur privasi lebih ketat namun fleksibel:

  • Anti-Stalking: Tetap menjaga pengacak ID Bluetooth dan memberikan peringatan jika ada AirTag asing mengikuti Anda.
  • Share Item Location: Membolehkan pengguna membagikan lokasi barang hilang sementara kepada pihak ketiga terpercaya, seperti maskapai penerbangan. Solusi ini sangat berguna untuk melacak bagasi secara aman dan terenkripsi.
Baca Juga:  Terkuak! realme Rilis Ponsel Murah Meriah di Indonesia: Intip Spesifikasinya!

Harga Tetap, Nilai Lebih

Kabar terbaik, meski membawa peningkatan teknologi signifikan, AirTag 2 tetap dibanderol sekitar $29 (Rp480.000) per unit, sama seperti generasi pertama saat peluncuran.

Strategi harga ini menjadikan AirTag 2 aksesori wajib bagi pengguna iPhone di 2026, sekaligus menetapkan standar tinggi bagi kompetitor di pasar pelacak pintar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *