TEKNO

Apple Resmi Pensiunkan iPhone 5, Kini Masuk Daftar Produk Usang

15
×

Apple Resmi Pensiunkan iPhone 5, Kini Masuk Daftar Produk Usang

Sebarkan artikel ini
iPhone 5 Kini Berstatus Produk Usang, Apple Hentikan Dukungan
iPhone 5 Kini Berstatus Produk Usang, Apple Hentikan Dukungan

Media90 – Perusahaan teknologi raksasa Apple resmi menghentikan dukungan untuk iPhone 5. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu perangkat ikonik tersebut.

Pengumuman ini dirilis pada 16 Maret 2026, di mana iPhone 5 kini resmi masuk ke dalam daftar produk usang (obsolete). Status ini membawa dampak besar bagi para pengguna yang masih bertahan menggunakan perangkat tersebut.

Ads
close ads

Tidak Lagi Mendapat Layanan Resmi

Dengan status usang, Apple menghentikan seluruh layanan perangkat keras untuk iPhone 5. Artinya:

Baca Juga:  25% iPhone Baru Diproduksi di India, Apple Perluas Basis Manufaktur
  • Produksi suku cadang resmi dihentikan
  • Layanan perbaikan di Apple Store ditutup total
  • Penyedia servis resmi tidak lagi menerima perbaikan

Pengguna kini tidak memiliki opsi perbaikan bergaransi dari pihak Apple.

Sebelumnya, iPhone 5 masih berada dalam kategori vintage. Pada status tersebut, perangkat masih bisa diperbaiki secara terbatas jika suku cadang tersedia. Namun kini, semua akses tersebut resmi ditutup.

Selain iPhone 5, iPhone 4 8GB juga ikut dipensiunkan dalam pembaruan daftar yang sama.

Warisan Desain dan Inovasi

Sejarah mencatat iPhone 5 sebagai salah satu produk penting dalam evolusi smartphone. Perangkat ini pertama kali diperkenalkan pada September 2012 dan menjadi pionir dalam beberapa aspek.

Salah satu inovasi terbesarnya adalah penggunaan konektor Lightning, yang menggantikan port 30-pin sebelumnya. Teknologi ini kemudian menjadi standar Apple selama lebih dari satu dekade sebelum akhirnya digantikan oleh USB-C.

Baca Juga:  Apple Turunkan Komisi App Store di China, Tarif Standar Kini 25%

Dari sisi desain, iPhone 5 juga membawa perubahan besar:

  • Bodi aluminium premium yang lebih ringan
  • Desain lebih tipis dibanding pendahulunya
  • Layar 4 inci dengan rasio lebih memanjang

Desain ini dirancang untuk tetap nyaman digunakan dengan satu tangan, sesuatu yang kini mulai jarang ditemukan di smartphone modern.

Langkah Logis dalam Siklus Teknologi

Penetapan status usang ini merupakan langkah yang wajar dalam siklus hidup produk teknologi. Perangkat yang telah berusia lebih dari satu dekade tentu sudah tertinggal jauh dari sisi performa maupun kompatibilitas.

Sistem operasi modern dan aplikasi saat ini membutuhkan spesifikasi yang jauh lebih tinggi. Sementara itu, dukungan pembaruan perangkat lunak dari Apple umumnya hanya berlangsung sekitar lima hingga enam tahun.

Baca Juga:  Menakjubkan! Tecno Menggebrak Pasar dengan Seri Spark 10 NFC Edisi Magic Skin - Teknologi Terbaru dan Desain Flagship Hadir di Indonesia

Selain itu, jumlah pengguna aktif iPhone 5 juga terus menurun, sehingga tidak lagi efisien bagi perusahaan untuk mempertahankan produksi suku cadang.

Dampak bagi Pengguna dan Kolektor

Bagi pengguna yang masih menggunakan iPhone 5, perawatan ekstra kini menjadi keharusan. Kerusakan seperti baterai atau layar akan sulit diperbaiki secara resmi.

Sebagai alternatif, pengguna hanya bisa mengandalkan jasa servis pihak ketiga, meskipun kualitas dan keamanannya tidak selalu terjamin.

Di sisi lain, nilai perangkat ini di pasar bekas kemungkinan akan terus menurun. Namun bagi kolektor, iPhone 5 justru bisa menjadi barang bernilai historis sebagai bagian dari evolusi smartphone.

Tinggalkan Balasan