Media90 – Perusahaan teknologi raksasa ByteDance kembali menghadirkan inovasi untuk ekosistem penyuntingan visual mereka. Kali ini, aplikasi CapCut resmi menanamkan teknologi kecerdasan buatan terbaru yang diberi nama Dreamina Seedance 2.0. Model generasi baru ini dirancang khusus untuk menghasilkan konten video secara otomatis dengan kualitas yang lebih mulus dan nuansa visual menyerupai sinematik layar lebar.
Ketersediaan dan Akses Pengguna
Fitur canggih ini diluncurkan secara bertahap, khusus untuk pengguna CapCut Pro yang memiliki akun berbayar. Pengguna di Indonesia sudah dapat mencoba teknologi ini, bersamaan dengan beberapa negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Akses ke fitur dilakukan melalui menu AI Lab di dalam antarmuka aplikasi CapCut, sehingga pengguna dapat langsung mencoba kemampuan Dreamina Seedance 2.0.
Metode Pembuatan dan Spesifikasi Teknis
Di dalam menu AI Lab, pengguna diberikan beberapa opsi untuk membuat video:
- TEMPLATE BAWAAN: Menggunakan templat instruksi (prompt template) yang sudah disediakan sistem.
- INSTRUKSI MANUAL: Mengetik perintah teks sendiri untuk menghasilkan video.
- REFERENSI VISUAL: Mengunggah gambar atau potongan video pribadi sebagai bahan acuan bagi AI.
Durasi video yang dapat dihasilkan memiliki tiga tingkatan: 5 detik, 10 detik, dan maksimal 15 detik. Dari sisi kualitas visual, resolusi dasar video adalah 480p dan dapat ditingkatkan hingga 720p. Pengguna hanya perlu menekan tombol generate setelah memilih semua pengaturan.
Fleksibilitas Rasio Aspek
Dreamina Seedance 2.0 menyediakan lima pilihan rasio bingkai untuk menyesuaikan platform tujuan konten:
- 9:16 (portrait)
- 3:4
- 1:1
- 4:3
- 16:9 (landscape)
Fleksibilitas ini memudahkan kreator untuk menyesuaikan video dengan platform seperti TikTok, Instagram Stories, atau media sosial lainnya tanpa harus melakukan pemotongan manual.
Peningkatan Audio dan Koreksi Video
Selain unggul dalam pembuatan video dari kanvas kosong, model ini juga mampu memahami gerakan fisika nyata, sehingga sangat cocok untuk konten aksi dinamis. Sistem ini mendukung sinkronisasi audio tingkat lanjut, membuat efek suara terdengar lebih alami dan menyatu dengan visual.
Selain menciptakan video baru, Dreamina Seedance 2.0 juga dapat meningkatkan kualitas video mentah milik kreator. Algoritma AI secara otomatis memperbaiki detail visual yang kurang tajam, sehingga video akhir memiliki kualitas yang lebih hidup dan profesional.
Dengan kehadiran teknologi ini, CapCut kembali menegaskan posisinya sebagai platform penyuntingan video berbasis AI yang memudahkan kreator menghasilkan konten berkualitas sinematik hanya dari teks dan referensi visual.














