Media90 – Banyak dari kalian yang menyukai ColorOS milik OPPO karena reputasinya yang ringan, smooth, minim iklan, dan jarang bermasalah. Tapi pertanyaannya: bagaimana performa ColorOS di smartphone entry-level? Bisa lancar atau enggak?
ColorOS & Pengalaman Entry-Level
Belum lama ini, tim kami berkesempatan berkunjung ke R&D Center OPPO di Dongguan, China. Info menariknya: tim OPPO tidak hanya menguji ColorOS di flagship, tetapi juga memastikan UI ini tetap smooth dan lancar di perangkat entry-level, termasuk saat buka-tutup aplikasi dan multi-tasking.
Perlu dicatat, ColorOS sebenarnya adalah UI, bukan OS. Ia berjalan di atas Android. Namun, karena penyederhanaan istilah di marketing, sering kali orang menganggap ColorOS sebagai OS sendiri.
Untuk membuktikan klaim OPPO, kami menguji performa di OPPO A6s, smartphone entry-level dengan spesifikasi menarik.
Spesifikasi OPPO A6s
Dapur Pacu & RAM:
- SoC: Snapdragon 685
- RAM: 8GB LPDDR4X + fitur Virtual RAM hingga 8GB
Storage:
- Internal 128GB UFS, opsi 256GB
- Masih bisa diperluas dengan microSD
Layar:
- 6,75 inci, panel IPS, resolusi HD+ (1570 x 720)
- Refresh rate 120Hz adaptive, desain punch hole
Baterai & Charging:
- 7.000 mAh
- Pengisian 80W SUPERVOOC, bisa penuh kurang dari 1 jam
Desain & Ketahanan:
- Desain kerang mutiara, terlihat unik
- IP rating IP68 & IP69, tahan debu dan air
- Fitur underwater untuk kamera: layar tidak merespon tekanan air, tombol volume bisa jadi shutter
- Unit kami adalah versi retail Indonesia, diproduksi di pabrik OPPO Indonesia
Performa & Kenyamanan
Meskipun spesifikasi OPPO A6s tergolong entry-level, ColorOS tetap berjalan lancar, baik untuk penggunaan harian maupun multitasking ringan. OPPO juga menekankan after-sales yang kuat, misalnya:
- Garansi 180 hari ganti unit baru
- Penggantian layar pecah hingga 1 tahun
Dengan kombinasi UI yang optimal dan dukungan after-sales, spesifikasi entry-level seperti OPPO A6s masih bisa memberikan pengalaman nyaman bagi pengguna, bahkan di tahun 2026.














