TEKNO

Ilmuwan China Kembangkan ‘Kaset DNA’, Bisa Simpan 362.000 TB Data

33
×

Ilmuwan China Kembangkan ‘Kaset DNA’, Bisa Simpan 362.000 TB Data

Sebarkan artikel ini
Terobosan Ilmuwan China Kembangkan ‘Kaset DNA dengan Kapasitas 362.000 TB

Media90 – Dunia teknologi penyimpanan data kembali mencatat inovasi revolusioner. Sekelompok ilmuwan asal China berhasil mengembangkan teknologi penyimpanan berbasis DNA yang dinamakan DNA Cassette Tape. Teknologi ini memungkinkan data digital disimpan dalam media biologis, bukan lagi perangkat konvensional seperti hard disk atau SSD.

Mekanisme Kerja Mirip Kaset

Secara konsep, sistem ini menyerupai kaset pita tradisional. Data digital dalam bentuk biner (0 dan 1) diterjemahkan ke urutan basa DNA: adenina (A), sitosina (C), guanina (G), dan timina (T). DNA sintetis kemudian dicetak dan ditempelkan pada pita plastik.

Ads
close ads

Pita ini bisa dimasukkan ke dalam perangkat pembaca mirip pemutar kaset, yang mampu memindai pita, menemukan file melalui barcode, lalu mengekstraksi DNA relevan. Data kemudian dibaca melalui proses sequencing dan dikembalikan ke format digital. Selain membaca, sistem ini juga memungkinkan penulisan ulang, pengeditan, dan pemindahan data.

Kapasitas Penyimpanan Super Besar

Keunggulan utama DNA Cassette Tape adalah kapasitasnya yang luar biasa. Dalam pengujian:

  • 1 km pita DNA mampu menyimpan hingga 362.000 terabyte data, setara dengan sekitar 60 miliar foto beresolusi tinggi.
  • 100 meter pita bisa menyimpan sekitar 3 miliar lagu digital.

Kepadatan data yang tinggi membuat teknologi ini ideal untuk arsip berskala besar, jauh melampaui kapasitas laptop atau smartphone konvensional.

Baca Juga:  Trik Memperbanyak Game di SSD Steam Deck dengan Mengkloning, Nikmati Berbagai Game Baru!

Daya Tahan Hingga Ribuan Tahun

DNA sintetis dilindungi oleh metal-organic frameworks (MOFs) untuk menjaga materi dari kerusakan lingkungan. Hasil pengujian menunjukkan:

  • Data bertahan hingga 345 tahun pada suhu ruangan.
  • Jika disimpan pada suhu 0°C, daya tahannya bisa mencapai 20.000 tahun.

Menariknya, meski pita mengalami kerusakan fisik, data masih dapat dipulihkan tanpa kehilangan informasi.

Tantangan: Lambat dan Mahal

Meski inovatif, teknologi ini masih memiliki keterbatasan:

  • Kecepatan akses data lambat: Butuh sekitar 25 menit untuk mengambil satu file.
  • Biaya tinggi: Pembuatan DNA sintetis memerlukan laboratorium khusus dan peralatan mahal.

Hal ini membuat DNA Cassette Tape belum siap untuk penggunaan sehari-hari, terutama untuk komputasi yang membutuhkan akses cepat.

Baca Juga:  Indosat Menghadapi Lonjakan Trafik Data Menuju Akhir Tahun dengan Kesiapan Konektivitas Internet Cepat

Potensi untuk Masa Depan Penyimpanan Data

Para peneliti melihat teknologi ini sebagai solusi menghadapi ledakan kebutuhan data global, terutama untuk pelatihan AI dan arsip jangka panjang. DNA memiliki keunggulan: menyimpan data dengan kepadatan tinggi tanpa listrik, sehingga lebih efisien dibanding pusat data konvensional.

Meskipun masih dalam tahap pengembangan, DNA Cassette Tape membuka jalan bagi sistem penyimpanan data yang lebih efisien, tahan lama, dan berkelanjutan di masa depan.

Tinggalkan Balasan