Media90 – Setiap bulan September, panggung peluncuran Apple selalu menjadi pusat perhatian dunia teknologi. Tahun ini, sorotan tertuju pada iPhone 18 yang disebut-sebut akan membawa perubahan signifikan, terutama pada desain layar. Sejumlah bocoran mengindikasikan Apple tengah menyiapkan langkah berani dengan memperkecil Dynamic Island, bahkan membuka kemungkinan untuk menghilangkannya sama sekali pada model tertentu. Jika terwujud, perubahan ini berpotensi mengubah pengalaman visual dan interaksi pengguna secara menyeluruh.
Dynamic Island Bertahan atau Digantikan?
Dynamic Island yang pertama kali diperkenalkan pada iPhone 14 Pro telah menjadi pusat interaksi baru bagi notifikasi dan aktivitas aplikasi. Namun pada iPhone 18, Apple dikabarkan mulai mengevaluasi ulang pendekatan desain ini.
Model standar iPhone 18 diperkirakan masih mempertahankan Dynamic Island, sementara varian Pro dan Pro Max disebut akan mengusung potongan layar berbentuk pil yang lebih kecil, atau bahkan desain hole punch yang lebih minimalis. Laporan dari PCMag menyebutkan bahwa Apple tengah menguji teknologi Face ID di bawah layar, sehingga memungkinkan ukuran potongan kamera diperkecil dan tampilan layar menjadi lebih bersih serta imersif.
Jika teknologi ini berhasil diterapkan, iPhone 18 akan menjadi salah satu perangkat Apple pertama yang benar-benar mendekati konsep layar penuh tanpa gangguan visual.
Ukuran Layar Tetap Familiar
Di tengah rumor perubahan desain besar, ukuran layar iPhone 18 diprediksi tidak mengalami perombakan signifikan. Bocoran yang dilaporkan Redmond Pie menyebutkan bahwa Apple masih mempertahankan dimensi layar yang sudah dikenal pengguna.
iPhone 18 dan iPhone 18 Pro dikabarkan akan mengusung layar 6,27 inci, sementara iPhone Air 2 hadir dengan layar 6,55 inci. Varian tertinggi, iPhone 18 Pro Max, tetap menjadi yang terbesar dengan ukuran layar 6,86 inci.
Seluruh model dalam seri ini disebut akan menggunakan panel LTPO OLED dengan refresh rate 120Hz. Teknologi ini memungkinkan pengalaman visual yang lebih halus sekaligus efisien dalam konsumsi daya, menjadikannya standar baru di lini iPhone kelas atas.
iPhone Air 2, Eksperimen yang Berlanjut
Kehadiran iPhone Air 2 dalam jajaran iPhone 18 menjadi salah satu kejutan menarik. Seri Air generasi pertama yang diluncurkan tahun lalu tidak mencatat performa penjualan sekuat model iPhone 17 lainnya. Bahkan, laporan dari MacRumors menyebutkan penjualan iPhone Air cukup rendah hingga Apple sempat mempertimbangkan untuk menunda kelanjutan lini tersebut.
Meski demikian, rumor terbaru dari GSMArena mengungkap bahwa iPhone Air 2 kembali masuk jalur produksi dan dijadwalkan meluncur pada September 2026. Dengan layar 6,55 inci, iPhone Air 2 diposisikan sebagai opsi di antara model standar dan Pro, menyasar pengguna yang menginginkan layar lebih besar tanpa harus naik ke Pro Max.
Langkah ini menunjukkan Apple masih melihat potensi pada segmen menengah premium yang mengutamakan keseimbangan antara ukuran layar, performa, dan harga.
Rumor iPhone Lipat, Harapan yang Belum Terjawab
Selain iPhone 18, rumor mengenai iPhone lipat kembali mencuat dan memicu spekulasi luas. Bocoran dari MacRumors menyebutkan bahwa Apple tengah mengembangkan perangkat lipat dengan material liquid metal dan titanium yang diklaim lebih ringan namun tetap kuat.
Sementara itu, laporan AppleInsider mengindikasikan bahwa iPhone lipat akan menjadi salah satu inovasi terbesar Apple dan diperkirakan meluncur pada akhir 2026. Samsung sendiri sempat memamerkan panel OLED lipat tanpa lipatan di ajang CES 2026, yang disebut-sebut sebagai teknologi layar potensial untuk Apple.
Meski belum ada konfirmasi resmi, popularitas smartphone lipat yang terus meningkat membuat ekspektasi terhadap kehadiran iPhone lipat tetap tinggi.
Dampak bagi Pengguna dan Pasar
Jika iPhone 18 benar-benar menghadirkan desain hole punch atau kamera di bawah layar, pengguna akan mendapatkan pengalaman visual yang lebih luas dan natural. Hal ini akan meningkatkan kenyamanan saat menonton video, bermain gim, maupun bekerja dengan aplikasi produktivitas.
Perubahan ini juga memperkuat posisi Apple dalam persaingan dengan produsen Android seperti Samsung dan Xiaomi yang lebih dulu menghadirkan desain layar penuh. Di sisi lain, kehadiran iPhone Air 2 memperlihatkan strategi Apple dalam memperluas pilihan konsumen, khususnya bagi mereka yang menginginkan layar besar tanpa harus membeli model paling mahal.
Menanti Kejutan Bulan September
Peluncuran iPhone 18 diprediksi menjadi salah satu momen paling berpengaruh dalam kalender teknologi global tahun ini. Rumor mengenai evolusi Dynamic Island, konsistensi ukuran layar, serta kembalinya iPhone Air 2 membuat antusiasme publik meningkat tajam.
Ekspektasi juga tertuju pada kemungkinan hadirnya iPhone lipat. Jika Apple benar-benar memasuki pasar perangkat lipat, langkah ini bisa menjadi inovasi terbesar mereka dalam satu dekade terakhir dan memperkuat citra Apple sebagai pionir teknologi premium.
Dengan bocoran yang terus bermunculan, publik kini menunggu apakah iPhone 18 akan menjadi terobosan besar dalam evolusi desain iPhone, atau sekadar penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Apa pun hasilnya, bulan September akan kembali menjadi panggung krusial yang menentukan arah strategi Apple di tengah persaingan global yang semakin ketat.














