Media90 – Memasuki tahun 2026, kesehatan mental di era digital menjadi isu yang semakin penting. Aktivitas yang terlihat sepele, seperti scrolling tanpa henti di layar ponsel, kini diidentifikasi sebagai salah satu penyebab utama kelelahan psikis yang dikenal dengan Social Media Fatigue. Arus informasi yang tiada henti, notifikasi yang terus-menerus, dan tekanan untuk selalu tampil sempurna di dunia maya perlahan menguras energi mental pengguna.
Banyak orang kini merasa interaksi di platform populer tidak lagi menyenangkan. Alih-alih memberi inspirasi, scrolling sering memicu kecemasan, jenuh, dan perasaan tidak cukup, terutama ketika membandingkan kehidupan pribadi dengan “potongan hidup terbaik” orang lain yang sudah melalui filter estetika digital. Di sinilah detoks media sosial menjadi langkah penting untuk memulihkan keseimbangan mental.
Mengenali Tanda Bahaya
Langkah pertama detoks adalah menyadari tanda-tanda kelelahan. Beberapa sinyal yang perlu diwaspadai:
-
Sulit fokus pada pekerjaan nyata karena pikiran terus tertuju pada ponsel.
-
Cemas jika tidak memeriksa ponsel dalam waktu singkat.
-
Merasa sedih atau iri setelah melihat unggahan orang lain.
Fenomena infinite scrolling memperparah kondisi ini, karena otak dipaksa terus memproses informasi baru tanpa jeda, sehingga individu kehilangan kemampuan menikmati momen saat ini.
Strategi Penonaktifan Sementara
Bagi yang belum siap meninggalkan jejak digital sepenuhnya, penonaktifan sementara bisa menjadi solusi bijak. Fitur ini menyembunyikan profil, foto, komentar, dan tanda suka dari publik, sementara data tetap aman di server platform.
Langkah melakukan penonaktifan sementara:
-
Akses menu profil, buka pengaturan.
-
Pilih Pusat Akun → Detail Pribadi → Kepemilikan dan Kontrol Akun.
-
Pilih Penonaktifan atau Penghapusan, lalu tentukan akun yang ingin diistirahatkan.
-
Pilih Nonaktifkan Akun, ikuti instruksi konfirmasi dengan kata sandi.
Akun dapat diaktifkan kembali kapan saja melalui login. Namun, platform biasanya membatasi penonaktifan sementara hanya sekali per minggu.
Penghapusan Permanen
Jika dampak negatif media sosial terlalu besar, menghapus akun secara permanen bisa menjadi langkah radikal. Hal ini menghapus seluruh konten, pengikut, dan pesan secara permanen.
Langkah menghapus akun:
-
Buka pengaturan akun di Pusat Akun → Detail Pribadi → Kepemilikan dan Kontrol Akun.
-
Pilih Penonaktifan atau Penghapusan → Hapus Akun.
-
Ikuti instruksi hingga sistem mengonfirmasi permintaan.
Biasanya, platform memberikan masa tenggang 30 hari untuk membatalkan penghapusan jika berubah pikiran. Setelah itu, proses penghapusan data berlangsung hingga 90 hari dan tidak dapat dipulihkan.
Membangun Kebiasaan Baru Pasca-Detoks
Memberi jarak dari media sosial hanyalah langkah awal. Konsistensi penting untuk menjaga kesehatan mental. Beberapa tips:
-
Tetapkan batasan waktu penggunaan harian.
-
Nonaktifkan notifikasi yang tidak penting.
-
Pilih interaksi tatap muka dibandingkan komentar digital.
Keheningan menjadi kemewahan di dunia yang semakin bising. Dengan detoks, otak punya waktu beristirahat, emosi lebih jernih, dan kita bisa kembali menghargai hubungan nyata antar manusia yang sering luput dari perhatian karena terlalu sibuk menatap layar.














