TEKNO

Lenovo Legion Go 2 Kini Pakai SteamOS, Gaming Lebih Kencang dan Lancar

2
×

Lenovo Legion Go 2 Kini Pakai SteamOS, Gaming Lebih Kencang dan Lancar

Sebarkan artikel ini
Lenovo Legion Go 2 Kini Berbasis SteamOS, Gaming Jadi Lebih Ngebut!
Lenovo Legion Go 2 Kini Berbasis SteamOS, Gaming Jadi Lebih Ngebut!

Media90 – Lenovo kembali mengejutkan industri gaming di awal 2026. Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, perusahaan ini resmi memperkenalkan versi terbaru dari konsol genggam andalannya, Legion Go 2. Perubahan paling mencolok bukan pada desain, melainkan pada “otak” perangkat: Lenovo memutuskan meninggalkan Windows 11 dan beralih ke SteamOS, sistem operasi berbasis Linux dari Valve yang dikenal optimal untuk perangkat handheld.

Keputusan ini lahir dari masukan komunitas gamer sepanjang 2025. Meskipun Legion Go 2 versi Windows 11 dipuji karena spesifikasinya yang gahar, banyak pengguna menilai Windows terlalu berat dan kurang ramah untuk handheld. Dengan SteamOS, Legion Go 2 kini menawarkan pengalaman lebih mirip konsol sejati: lebih ringan, lebih cepat, dan navigasi sepenuhnya dirancang untuk controller.

SteamOS: Rahasia Performa Lebih Kencang

Banyak yang bertanya, mengapa Lenovo merilis versi baru dengan spesifikasi hampir sama tapi berbeda sistem operasi? Jawabannya ada pada efisiensi.

Baca Juga:  Panduan Mudah Menghubungkan Kontroler PS5 ke PC: Nirkabel atau Melalui Kabel USB?

Berdasarkan pengujian awal, menjalankan hardware yang sama di SteamOS memberikan lonjakan performa nyata. Dalam benchmark beberapa game AAA, versi SteamOS mampu menghasilkan frame per second (fps) lebih tinggi, dengan peningkatan 2–10 fps dibanding versi Windows 11.

Keunggulan ini berasal dari beban sistem (overhead) yang lebih rendah, sehingga prosesor bisa dialokasikan penuh untuk game. Selain itu, fitur suspend-and-resume SteamOS memungkinkan gamer mematikan perangkat di tengah permainan dan melanjutkannya instan, tanpa menunggu loading Windows yang lama.

Spesifikasi Gahar Tetap Dipertahankan

Meski sistem operasi berganti, Lenovo tidak memangkas spesifikasi teknis Legion Go 2:

  • Prosesor: AMD Ryzen Z2 Extreme

  • RAM: LPDDR5X hingga 32 GB

  • Penyimpanan: SSD PCIe Gen 4 hingga 2 TB

  • Layar: OLED 8,8 inci PureSight WUXGA (1920 x 1200 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan 500 nits

Panel OLED memberikan kontras tajam dan warna hitam pekat, membuat game seperti Cyberpunk 2077 atau Elden Ring terasa sangat imersif.

Desain Ergonomis dan Kontrol Fleksibel

Legion Go 2 SteamOS tetap mempertahankan desain khas dengan controller TrueStrike yang bisa dilepas-pasang. Joystick dilengkapi hall effect untuk mencegah drifting, dan tombol-tombol tambahan dapat diprogram sesuai kebutuhan.

Baterai berkapasitas 74 Wh menjanjikan daya tahan lebih lama, berkat manajemen daya yang lebih efisien di SteamOS. Untuk konektivitas, tersedia dua port USB-C yang mendukung USB 4.0, Power Delivery, dan DisplayPort, memungkinkan perangkat tersambung ke monitor eksternal dengan mudah.

Harga dan Ketersediaan

Lenovo mematok harga $1.199 (sekitar Rp20 juta) untuk versi SteamOS, lebih murah dibanding versi Windows 11 yang dibanderol $1.350 (Rp22,7 juta). Penurunan harga ini kemungkinan karena Lenovo tidak lagi membayar lisensi Windows.

Perangkat ini diperkirakan mulai tersedia secara global pada Juni 2026. Meskipun belum ada tanggal pasti untuk Indonesia, versi SteamOS kemungkinan besar akan hadir menyusul, mengingat versi Windows sudah resmi masuk pasar.

Bagi gamer yang menginginkan performa maksimal tanpa gangguan sistem operasi yang berat, Legion Go 2 SteamOS adalah jawaban yang selama ini dinanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *