Media90 – Pengguna Mac yang bergantung pada perangkat periferal Logitech baru-baru ini mengawali minggu dengan rasa kesal. Mulai Senin (5/1/2026), banyak yang mendapati mouse maupun keyboard canggih mereka tiba-tiba kehilangan “kecerdasan”. Masalah ini membuat aplikasi pendukung Logitech berhenti bekerja sehingga shortcut dan pengaturan khusus pengguna ikut lenyap.
Aplikasi Mogok, Setelan Ter-reset
Masalah ini terpusat pada dua rangkaian software utama Logitech: Logi Options+ dan G Hub.
Sejumlah pengguna melaporkan aplikasi tak bisa diluncurkan dan sering berhenti di tampilan loading berkepanjangan. Karena kedua aplikasi tersebut merupakan “otak” bagi perangkat seperti seri MX Master, efeknya langsung terasa: semua kustomisasi tombol, mapping gestur, hingga profil aplikasi mendadak hilang dan kembali ke setelan pabrik.
Bagi sebagian pengguna, mouse profesional dengan harga lebih dari Rp 2 juta langsung turun fungsi menjadi perangkat plug-and-play biasa. Bahkan, beberapa melaporkan Mac mereka menjadi cepat panas (overheat) atau baterai terkuras lebih cepat akibat proses latar belakang yang bermasalah.
Akar Masalah: Sertifikat Keamanan Kedaluwarsa
Logitech akhirnya mengungkap biang keladinya: sertifikat keamanan yang dibiarkan kedaluwarsa pada 6 Januari 2026.
Dalam ekosistem macOS, sertifikat Developer ID digunakan untuk menandai aplikasi aman. Jika sertifikat ini kedaluwarsa, sistem akan langsung memblokir aplikasi tersebut untuk mencegah risiko malware.
Kepala Pemasaran Global Logitech, Joe Santucci, buka suara lewat Reddit dan forum resmi. Ia menjelaskan sisi teknis sekaligus mengakui kelalaian Logitech:
“Sertifikat yang kedaluwarsa dipakai untuk mengamankan komunikasi inter-process dan mengakibatkan software tidak dapat dibuka seperti seharusnya.”
Santucci juga menyebut kasus ini sebagai kegagalan besar perusahaan:
“Kami melakukan kesalahan. Ini adalah kesalahan yang tidak dapat dimaafkan. Kami sangat menyesal atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.”
Solusi: Patch Manual, Bukan Auto-Update
Karena sertifikat yang kedaluwarsa juga merusak fitur pembaruan otomatis, Logitech tidak bisa memperbaiki masalah secara remote. Pengguna harus mengunduh dan memasang patch secara manual untuk memulihkan fungsi mouse dan keyboard mereka.
Logitech juga memberi peringatan penting:
Jangan menghapus instalasi aplikasi terlebih dahulu.
Banyak pengguna mencoba reset dengan menghapus aplikasi lalu memasangnya kembali, tetapi cara tersebut justru menghapus seluruh kustomisasi secara permanen.
Dalam laman FAQ, Logitech menegaskan:
“Patch keamanan tidak akan memengaruhi pengaturan, tetapi beberapa pengguna sering kali menghapus atau menginstal ulang aplikasi sebagai percobaan sebelum menginstal patch, sehingga menghapus pengaturan sebelumnya.”
Kompatibilitas Patch
Saat ini, patch tersedia untuk empat versi terbaru macOS:
-
macOS 13 Ventura
-
macOS 14 Sonoma
-
macOS 15 Sequoia
-
macOS 26 Tahoe
Pengguna macOS yang lebih lama perlu menunggu karena Logitech baru akan merilis patch tambahan untuk sistem tersebut.
Pelajaran Penting: Perangkat Keras Kini Bergantung Software
Insiden yang berlangsung hingga lebih dari 12 jam ini menjadi pengingat kuat bahwa perangkat keras modern sangat bergantung pada perangkat lunak. Mouse kelas atas seperti MX Master 4 kini masuk dalam ekosistem yang terintegrasi dengan AI dan magic macros.
Namun, ketika sebuah sertifikat sederhana kedaluwarsa, perangkat premium tersebut langsung kehilangan fungsi pentingnya hingga software diperbaiki.
Kesimpulan
Bagi pengguna yang merasa mouse Logitech mereka mendadak “tumpul”, langkah pertama adalah mengunjungi halaman dukungan resmi Logitech untuk mengunduh patch manual. Setelah pemasangan selesai, semua shortcut dan kustomisasi seharusnya kembali normal.














