Media90 – Samsung kembali menggebrak pasar smartphone flagship dengan menghadirkan inovasi terbaru melalui Samsung Galaxy S26 Series. Diluncurkan pada 25 Februari 2026 oleh Samsung Electronics, seri ini terdiri dari tiga model, yaitu Galaxy S26 Ultra, Galaxy S26+, dan Galaxy S26.
Jika sebelumnya fokus tertuju pada varian Ultra, kali ini kita akan membahas preview Galaxy S26 dan S26+, dua model yang justru membawa terobosan besar sebagai smartphone pertama di dunia dengan chipset fabrikasi 2 nanometer
Peningkatan Utama Galaxy S26 dan S26+
Untuk Galaxy S26, peningkatan paling terasa ada pada sektor baterai. Kini kapasitasnya meningkat dari 4000 mAh menjadi 4300 mAh, memberikan daya tahan yang lebih baik untuk penggunaan harian.
Selain itu, ada beberapa upgrade menarik yang berlaku untuk kedua model:
- Desain kini dibuat semakin mirip dengan varian Ultra
- Wireless charging lebih kencang hingga 25W
- Menggunakan chipset Exynos 2600 dengan peningkatan performa hingga 40%
Perubahan desain ini membuat perbedaan antara model reguler, Plus, dan Ultra semakin tipis. Kini tampilan bodi dan modul kamera terlihat lebih seragam dan premium.
Desain: Lebih Premium dan Seragam
Dari sisi desain, perubahan paling mencolok terlihat pada modul kamera yang kini menyerupai desain perangkat foldable terbaru Samsung. Bagian belakang menggunakan material kaca, sementara frame memakai aluminum.
Galaxy S26 tetap mempertahankan karakter sebagai flagship compact yang ringan dan nyaman digenggam.
Dimensi dan Bobot Galaxy S26:
- 149.6 x 71.7 x 7.2 mm
- Bobot 167 gram (naik dari 162 gram)
Dimensi dan Bobot Galaxy S26+:
- 158.4 x 75.8 x 7.3 mm
- Bobot 190 gram
Pilihan warna yang tersedia di Indonesia meliputi:
- Black
- White
- Cobalt Violet
- Sky Blue
Sedangkan warna eksklusif online:
- Silver Shadow
- Pink Gold
Menariknya, seluruh varian Galaxy S26 Series kini memiliki pilihan warna yang seragam, berbeda dari generasi sebelumnya yang memiliki diferensiasi warna antar model.
Untuk ketahanan, kedua perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68, sehingga tahan terhadap debu dan air.
Performa: Debut Chipset 2nm
Salah satu daya tarik utama Galaxy S26 dan S26+ adalah penggunaan chipset Exynos 2600. Chip ini menjadi yang pertama di dunia yang menggunakan fabrikasi 2nm, sebuah lompatan besar dalam industri smartphone.
Chipset ini diklaim mampu meningkatkan performa hingga 40% dibanding generasi sebelumnya.
Konfigurasi CPU menggunakan arsitektur deca-core (10 core):
- 1 Prime Core Cortex-C1 Ultra hingga 3.9 GHz
- 3 Performance Core Cortex-C1 Pro hingga 3.25 GHz
- 6 Efficiency Core hingga 2.75 GHz
GPU yang digunakan adalah XClipse 960 berbasis AMD RDNA 4, yang menjanjikan performa grafis lebih baik untuk gaming dan rendering.
Hasil benchmark awal menunjukkan performa yang sangat kompetitif:
- Galaxy S26: Single Core 3141, Multi Core 10807
- Galaxy S26+: Single Core 3026, Multi Core 10685
- Galaxy S26 Ultra: Single Core 3449, Multi Core 10366
Skor ini menunjukkan bahwa performa Exynos 2600 sudah sangat mendekati chipset flagship Snapdragon terbaru, terutama pada pengujian multi-core.
RAM, Storage, dan Baterai
Untuk sektor memori, kedua perangkat dibekali RAM 12GB LPDDR5X dengan pilihan storage:
- 256GB
- 512GB
Untuk baterai:
- Galaxy S26: 4300 mAh (naik dari 4000 mAh)
- Galaxy S26+: 4900 mAh (tidak berubah)
Pengisian Daya Lebih Cepat
Samsung juga menghadirkan peningkatan di sektor charging:
Wired Charging:
- Galaxy S26: hingga 25W
- Galaxy S26+: hingga 45W
Wireless Charging:
- Hingga 20W (S26+)
- Dukungan magnet untuk charging yang lebih presisi melalui case resmi
Keamanan dan Software
Di sektor keamanan, Galaxy S26 dan S26+ dilengkapi dengan:
- Ultrasonic Fingerprint Scanner
- Face Unlock
- Samsung Knox Vault
Kedua perangkat menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16, serta mendapatkan dukungan update yang panjang:
- 7x pembaruan Android
- 7 tahun update keamanan
Kesimpulan Preview
Galaxy S26 dan S26+ membawa perubahan yang cukup signifikan, terutama lewat penggunaan chipset 2nm yang menjadi yang pertama di dunia. Selain itu, peningkatan desain, baterai, dan charging juga membuat keduanya semakin menarik di kelas flagship.
Meski ini baru tahap preview, impresi awal menunjukkan bahwa Galaxy S26 dan S26+ bukan sekadar upgrade biasa, melainkan langkah besar Samsung dalam menghadirkan teknologi masa depan ke dalam genggaman pengguna.














