Media90 – Kolaborasi lintas sektor dan transfer pengetahuan lintas generasi kini menjadi pilar utama akselerasi industri kreatif nasional. Menyadari hal tersebut, Qwords, pionir layanan cloud hosting Indonesia, menginisiasi kegiatan “Qwords Srawung Bareng” yang menggandeng SANDEC (Semarang Android Developer Center) dan Kakarobot pada Selasa (13/1).
Bertempat di Posin Bakery and Cafe Semarang, acara networking komunitas IT ini berlangsung santai namun penuh insight, menghadirkan 32 peserta dari kalangan developer, pelaku UMKM digital, hingga mahasiswa. Event ini menjadi wadah berbagi pengetahuan praktis tentang bagaimana generasi muda bisa resilient dan berkontribusi dalam industri teknologi dan informasi (TI).
Insight Industri: Cloud, Android, dan Robotik
Sesi pertama dibuka oleh Rendy Maulana Akbar, CEO Qwords, yang membagikan pengalaman lebih dari 20 tahun menahkodai perusahaan. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi di industri TI yang dinamis.
Selanjutnya, Rizqi Mulyantara, CEO SANDEC, berbagi pengalaman membina talenta Android Developer di Semarang. Ia menyoroti pentingnya estafet keahlian TI dan berharap Gen Z bisa berkembang lebih baik dan serius menekuni bidang ini. “Merekalah yang akan memimpin industri ini sekaligus anak-anak dari generasi sebelumnya di masa depan,” tuturnya.
Danya Deluca, CEO Kakarobot, menjelaskan bagaimana ide menjadi modal utama dalam menjalankan Kakarobot sejak 2019. Ia membagikan tips mendayagunakan ide menjadi blueprint yang memiliki daya jual di industri TI. Danya juga memberi semangat kepada peserta, “Terus dalami dan luaskan keahlian di industri IT agar saat peluang hadir, kamu siap menciptakan inovasi baru.”
Kolaborasi untuk Ekosistem Digital Lokal
Kegiatan ini merupakan bagian dari program community engagement Qwords untuk memperkuat literasi digital dan ekosistem lokal. Melalui sesi tanya jawab dan networking, peserta dapat berinteraksi langsung dengan para pakar, serta mendapatkan insight praktis seputar tren industri TI saat ini.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama Qwords, CEO SANDEC, CEO Kakarobot, dan seluruh peserta. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem digital lokal di Semarang, sekaligus menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.














