TEKNO

Waspada Modus Wangiri: Satu Panggilan Balik Bisa Bikin Pulsa Ludes

7
×

Waspada Modus Wangiri: Satu Panggilan Balik Bisa Bikin Pulsa Ludes

Sebarkan artikel ini
Modus Wangiri Mengintai: Telepon Balik Nomor Asing Bisa Boros Pulsa
Modus Wangiri Mengintai: Telepon Balik Nomor Asing Bisa Boros Pulsa

Media90 – Pernahkah Anda menerima notifikasi panggilan tak terjawab (missed call) dari nomor asing dengan kode negara yang tidak familiar, seringkali di tengah malam? Jangan langsung menelepon balik—fenomena ini merupakan jebakan penipuan telekomunikasi global yang dikenal dengan istilah Wangiri, yang kembali marak menyerang pengguna seluler di Indonesia pada awal 2026.

Para pakar keamanan siber dan otoritas telekomunikasi memperingatkan, menelepon balik nomor mencurigakan ini sama saja dengan “menyerahkan” saldo pulsa atau menaikkan tagihan pascabayar secara sukarela.

Anatomi Penipuan Wangiri

Kata “Wangiri” berasal dari bahasa Jepang yang berarti satu dering dan tutup. Modus ini memanfaatkan rasa penasaran atau kekhawatiran korban akan panggilan penting. Mekanisme teknisnya meliputi:

Baca Juga:  Waspadai Maraknya Penipuan Terkait Rekrutmen Pegawai BUMN, Imbauan dari PLN
  1. Bot Penelepon Massal – Pelaku menggunakan autodialer untuk memanggil ribuan nomor secara bersamaan.
  2. Sengaja Memutus Panggilan – Mesin otomatis memutus panggilan setelah satu dering, meninggalkan notifikasi missed call.
  3. Jebakan Tarif Premium – Nomor yang digunakan adalah nomor bertarif premium internasional. Jika korban menelepon balik, biaya per menit bisa mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

Untuk menahan korban lebih lama, pelaku bahkan menggunakan rekaman suara palsu, musik tunggu, atau suara darurat yang memicu kepanikan.

Kode Negara “Zona Merah”

Berdasarkan laporan industri telekomunikasi, nomor yang paling sering digunakan dalam skema Wangiri datang dari beberapa kode negara berikut:

  • +222 (Mauritania)
  • +235 (Chad)
  • +242 (Republik Kongo)
  • +255 (Tanzania)
  • +269 (Komoro)
  • +675 (Papua Nugini)
  • +881 (Sistem Satelit Global)
Baca Juga:  Tekno Pova 6 Meluncur di Indonesia: Baterai Besar dengan Sistem Super Endurance Power!

Jika Anda tidak memiliki hubungan atau rencana ke negara-negara tersebut, hampir pasti panggilan itu adalah jebakan penipuan.

Risiko Finansial

Bagi pengguna prabayar, saldo pulsa bisa ludes hanya dalam hitungan detik. Sementara pengguna pascabayar baru menyadari di akhir bulan saat tagihan membengkak dengan rincian “Panggilan Internasional” yang tidak wajar. Karena panggilan dilakukan secara sadar, operator lokal biasanya tidak bisa membatalkan tagihan tersebut.

Cara Mencegah dan Mengantisipasi Wangiri

  1. Tahan Rasa Penasaran – Jangan telepon balik nomor asing. Jika penting, penelepon asli akan menghubungi lagi atau mengirim pesan.
  2. Cek Nomor di Internet – Salin dan cari nomor tersebut di Google; komunitas daring sering menandai nomor penipuan.
  3. Blokir Nomor – Gunakan fitur blokir bawaan ponsel untuk menghentikan panggilan dari nomor tersebut.
  4. Aktifkan Filter Panggilan – Gunakan Silence Unknown Callers atau aplikasi identifikasi penelepon terpercaya untuk menyaring panggilan spam.
Baca Juga:  Tergiur Sabu, Warga Ambarawa Pringsewu Rela Gadai Mobil Sewaan

Modus Wangiri menjadi pengingat bahwa kejahatan siber tidak selalu rumit—kadang hanya memanfaatkan rasa penasaran manusia. Satu panggilan balik impulsif bisa menjadi pelajaran mahal yang menguras dompet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *