Media90 – Aplikasi pesan instan terpopuler di dunia, WhatsApp, kembali melakukan perombakan visual yang signifikan. Berdasarkan laporan terbaru, anak perusahaan Meta Platforms tersebut tengah bersiap mengadopsi bahasa desain “Liquid Glass” yang dipelopori oleh Apple.
Pembaruan ini secara khusus difokuskan untuk pengguna sistem operasi iOS, menjanjikan antarmuka ruang obrolan (chat room) yang jauh lebih modern, dinamis, dan terintegrasi mulus dengan estetika ekosistem Apple terbaru.
Kaca Cair ala iPhone
Adopsi desain Liquid Glass saat ini tengah diuji coba secara terbatas melalui pembaruan WhatsApp Beta untuk iOS versi 26.7.10.74 yang digulirkan lewat program TestFlight.
Perubahan paling mencolok terlihat pada struktur bilah obrolan (chat input bar). Jika sebelumnya elemen ini menempel di bagian bawah layar, kini tampil dengan gaya mengambang (floating). Efek semi-transparan dengan pantulan cahaya halus khas “kaca cair” memberikan kesan kedalaman visual (depth), sehingga tampilan terasa lebih hidup dan modern.
Desain ini juga menciptakan pengalaman visual yang lebih ringan dan elegan, sejalan dengan filosofi antarmuka yang semakin minimalis.
Tata Letak Tetap Familiar
Meski membawa perubahan estetika yang cukup besar, WhatsApp tetap mempertahankan kenyamanan pengguna. Elemen-elemen penting tidak mengalami perubahan posisi yang signifikan.
Menu lampiran, pintasan stiker, hingga ikon kamera masih berada di tempat yang familiar. Kolom teks untuk mengetik pesan juga tetap mudah diakses, hanya saja kini tampil lebih menyatu dengan keseluruhan sistem.
Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan visual (visual clutter), sehingga pengguna dapat lebih fokus pada percakapan tanpa terganggu oleh elemen antarmuka yang berlebihan.
Masih Tahap Uji Coba
Untuk saat ini, pembaruan desain Liquid Glass masih berada dalam tahap pengujian terbatas. WhatsApp menerapkan strategi peluncuran bertahap (phased rollout) guna memastikan stabilitas di berbagai perangkat.
Para penguji beta akan menjadi pihak pertama yang mencoba tampilan baru ini dalam beberapa minggu ke depan. Setelah melalui evaluasi dan pengumpulan umpan balik, barulah fitur ini berpotensi dirilis secara resmi melalui App Store.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah desain serupa juga akan hadir di perangkat Android. Sementara itu, pesaingnya, Telegram, diketahui telah lebih dulu menghadirkan pembaruan visual modern di berbagai platform tanpa batasan sistem operasi.
Jika nantinya resmi dirilis secara luas, pembaruan ini berpotensi menjadi salah satu perubahan desain terbesar WhatsApp dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus memperkuat posisinya sebagai aplikasi pesan dengan pengalaman pengguna yang terus berkembang.














