Media90 – WhatsApp mulai menghadirkan fitur baru yang dirancang khusus untuk pengguna yang lebih muda. Fitur ini bernama parent-managed accounts, yaitu sistem akun yang sepenuhnya dikendalikan oleh orang tua untuk anak usia pre-teen.
Fitur ini memastikan penggunaan WhatsApp oleh anak tetap fokus pada fungsi utama: berkirim pesan dan melakukan panggilan. Orang tua memiliki kendali penuh atas pengaturan penting dalam akun anak, sehingga interaksi digital mereka lebih aman.
Cara Menggunakan Parent-Managed Accounts di WhatsApp
Proses pembuatan akun anak dimulai dengan orang tua mendaftarkan nomor anak serta memasukkan tanggal lahir untuk memverifikasi usia. Setelah verifikasi selesai, akun anak dapat ditautkan ke akun orang tua dengan memindai QR code di perangkat anak. Pada tahap ini, orang tua juga membuat PIN enam digit yang berfungsi sebagai pengaman untuk semua pengaturan kontrol.
Lewat fitur ini, orang tua dapat:
- Menentukan siapa saja yang bisa menghubungi anak.
- Membatasi keanggotaan grup, sehingga anak hanya dapat bergabung dengan grup yang diizinkan.
- Memeriksa message request dari nomor tidak dikenal sebelum diteruskan ke anak.
- Mengontrol pengaturan privasi lainnya, termasuk siapa yang dapat melihat informasi akun anak.
WhatsApp menyebut fitur ini sebagai cara untuk memberikan ruang komunikasi bagi anak, sekaligus tetap menjaga kontrol orang tua terhadap aktivitas digital mereka.
Peluncuran dan Ketersediaan
Peluncuran parent-managed accounts sudah dimulai secara global. Namun, seperti pembaruan fitur WhatsApp lainnya, distribusinya dilakukan secara bertahap. Beberapa pengguna mungkin harus menunggu beberapa waktu sebelum opsi ini muncul di aplikasi mereka.
Fitur ini menimbulkan pertanyaan menarik: apakah orang tua akan menggunakannya untuk mengawasi aktivitas digital anak, atau anak-anak justru akan mencari cara lain untuk tetap berkomunikasi bebas?














