Media90 – Layanan pesan instan terpopuler milik Meta Platforms Inc., WhatsApp, dilaporkan tengah mengembangkan paket langganan berbayar baru yang dinamai WhatsApp Plus. Langkah ini menandai pergeseran strategi WhatsApp yang selama ini sepenuhnya mengandalkan layanan gratis tanpa iklan bagi pengguna personal.
WhatsApp Plus dirancang untuk memberikan pengalaman premium dan personalisasi tingkat lanjut, tersedia untuk pengguna Android dan iOS dengan skema pembayaran bulanan. Meskipun masih dalam tahap pengembangan internal dan belum diluncurkan secara publik, sejumlah fitur unggulan paket berbayar ini telah terungkap.
Fitur Eksklusif WhatsApp Plus
- Kustomisasi Antarmuka dan Ikon Aplikasi
Pengguna akan bebas mengubah tema aplikasi, warna aksen antarmuka, dan ikon WhatsApp di layar ponsel. Kabarnya, terdapat 14 pilihan ikon baru dan berbagai palet warna untuk menyesuaikan tampilan sesuai preferensi visual masing-masing pelanggan. - Kapasitas Pinned Chat Lebih Besar
WhatsApp Plus memungkinkan pengguna menyematkan hingga 20 obrolan sekaligus, dibanding versi standar yang hanya membatasi hingga 3 chat. Fitur ini mempermudah akses ke percakapan penting tanpa tenggelam oleh pesan baru. - Koleksi Nada Dering Eksklusif
Paket berbayar menyediakan nada dering eksklusif untuk notifikasi panggilan. Setiap ringtone memiliki gaya khas sehingga pengguna bisa membedakan panggilan WhatsApp dari notifikasi aplikasi lain, sekaligus menyesuaikan dengan suasana hati atau kontak tertentu.
Fungsi Inti WhatsApp Tetap Gratis
Pengguna reguler yang tidak berlangganan tidak perlu khawatir. Seluruh fitur utama WhatsApp tetap gratis, termasuk:
- Mengirim pesan teks
- Panggilan suara dan video
- Berbagi dokumen dan media
- Enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption)
WhatsApp Plus bersifat opsional dan tidak akan membatasi pengalaman pengguna gratisan.
Status Peluncuran dan Harga
Meta maupun WhatsApp belum mengumumkan harga berlangganan WhatsApp Plus. Karena paket ini masih dalam beta testing, fitur, harga, dan detail lainnya masih bisa berubah sebelum dirilis secara global.
Peluncuran WhatsApp Plus diperkirakan menjadi jawaban Meta mengikuti tren layanan berlangganan premium yang tengah populer, sejalan dengan langkah Telegram Premium dan X Premium (Twitter).














