Media90 – Aplikasi pesan instan WhatsApp tengah mengembangkan fitur penerjemahan teks otomatis khusus untuk perangkat berbasis iOS. Fitur ini memungkinkan pesan yang masuk langsung diterjemahkan di dalam ruang obrolan tanpa perlu bantuan aplikasi pihak ketiga.
Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu memangkas langkah manual pengguna yang sebelumnya harus menyalin dan menempelkan pesan ke aplikasi penerjemah eksternal secara berulang.
Pengaturan Fleksibel di Setiap Chat
Fitur ini pertama kali terdeteksi dalam versi beta terbaru WhatsApp untuk iPhone. Nantinya, pengguna dapat mengaktifkan terjemahan otomatis secara individual di setiap chat.
Setelah diaktifkan, sistem akan langsung menerjemahkan pesan masuk ke bahasa utama pengguna. Pengguna juga tetap memiliki kontrol penuh untuk mengatur bahasa sumber maupun bahasa tujuan sesuai kebutuhan komunikasi.
Manfaatkan Teknologi dari Apple
Menariknya, Meta selaku induk WhatsApp tidak mengembangkan mesin terjemah sendiri. Fitur ini memanfaatkan API serta teknologi terjemahan bawaan dari ekosistem Apple.
Proses penerjemahan dilakukan secara lokal di dalam perangkat (on-device processing), tanpa mengirim data percakapan ke server eksternal. Pendekatan ini menjaga sistem End-to-End Encryption tetap utuh, sehingga isi chat tetap aman dan tidak dapat diakses pihak lain.
Tetap Berfungsi Tanpa Internet
Salah satu keunggulan utama fitur ini adalah kemampuannya berjalan secara offline. Selama pengguna sudah mengunduh paket bahasa yang dibutuhkan ke dalam perangkat, fitur terjemahan tetap dapat digunakan tanpa koneksi internet.
Untuk tahap awal, sistem ini telah mendukung sekitar 21 bahasa global, termasuk bahasa Inggris, Indonesia, Jepang, hingga Mandarin.
Fitur ini juga dirancang fleksibel, dapat digunakan baik di chat pribadi maupun grup, sehingga mempermudah komunikasi lintas negara dalam berbagai situasi.
Masih Tahap Uji Coba
Meski sudah muncul di versi beta iOS, Meta belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran fitur ini secara global.
Pengguna masih perlu menunggu hingga proses pengujian selesai dan fitur dinyatakan stabil. Namun, jika dirilis nanti, fitur ini berpotensi menjadi salah satu peningkatan terbesar dalam pengalaman komunikasi lintas bahasa di WhatsApp.














