Media90 – Tak heran jika buah alpukat menjadi salah satu buah favorit masyarakat. Selain rasanya yang lezat dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan, alpukat juga dikenal memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan gizinya yang melimpah membuat buah ini kerap disebut sebagai superfood.
Alpukat merupakan satu-satunya buah yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal atau monounsaturated fat acids (MUFA) dalam jumlah cukup tinggi. Lemak sehat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh. Tak hanya itu, alpukat juga mengandung setidaknya 20 jenis vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Berikut ini sejumlah manfaat dan khasiat buah alpukat bagi kesehatan.
1. Kaya akan nutrisi
Berdasarkan data Nutrient Database dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), dalam 40 gram alpukat terkandung sekitar 64 kalori, 6 gram lemak, 3,4 gram karbohidrat, kurang dari 1 gram gula, serta 3 gram serat. Alpukat juga merupakan sumber vitamin C, E, K, dan B6, serta mengandung riboflavin, niasin, folat, asam pantotenat, magnesium, dan kalium.
Vitamin B seperti tiamin (B1), riboflavin (B2), dan niasin (B3) berperan membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Niasin juga diketahui dapat membantu menurunkan peradangan dan menjaga kesehatan pembuluh darah dengan mengontrol kadar kolesterol jahat dan trigliserida.
2. Baik untuk kesehatan mata
Alpukat mengandung lutein dan zeaksantin yang berfungsi melindungi mata dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Kandungan lemak sehat di dalamnya juga membantu penyerapan antioksidan seperti beta-karoten, sehingga berpotensi mengurangi risiko gangguan penglihatan akibat penuaan.
3. Memberikan rasa kenyang lebih lama
Sebagian besar kalori alpukat berasal dari lemak sehat. Kandungan ini membantu memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani program diet atau menjaga berat badan ideal.
4. Mudah dikombinasikan dalam menu diet
Tekstur alpukat yang lembut dan rasanya yang netral membuat buah ini mudah dipadukan dengan berbagai menu makanan. Alpukat dapat ditambahkan ke dalam salad, jus, yoghurt, es buah, atau dikonsumsi langsung sebagai camilan sehat.
5. Menjaga kesehatan jantung
Alpukat mengandung beta-sitosterol, senyawa tumbuhan yang strukturnya mirip kolesterol, namun memiliki fungsi sebaliknya. Kandungan ini membantu menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh dan mendukung kesehatan jantung.
6. Membantu mencegah osteoporosis
Alpukat mengandung kalsium, vitamin D, dan vitamin K yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang. Asupan nutrisi ini membantu mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada usia lanjut.
7. Kaya kalium
Kandungan kalium dalam alpukat bahkan lebih tinggi dibandingkan pisang. Dalam 100 gram alpukat terkandung sekitar 278 mg kalium yang berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh serta irama jantung tetap normal.
8. Mendukung pencegahan dan pengobatan kanker
Alpukat merupakan sumber folat yang baik. Asupan folat dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai jenis kanker, seperti kanker usus besar, lambung, pankreas, dan serviks. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa fitokimia dalam alpukat dapat menghambat pertumbuhan sel prakanker dan kanker.
9. Baik untuk ibu hamil dan janin
Kandungan folat dan serat dalam alpukat sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Nutrisi ini membantu mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir yang kerap terjadi akibat perubahan hormon selama kehamilan.
10. Menurunkan risiko depresi
Makanan tinggi folat, termasuk alpukat, diketahui dapat membantu menurunkan risiko depresi. Folat berperan mencegah penumpukan homosistein yang dapat mengganggu produksi hormon pengatur suasana hati, seperti serotonin dan dopamin.
11. Membantu proses detoksifikasi tubuh
Alpukat mengandung senyawa dengan aktivitas antimikroba yang dapat melawan bakteri penyebab keracunan makanan, seperti Escherichia coli. Kandungan seratnya juga membantu melancarkan pembuangan racun melalui sistem pencernaan.
12. Meningkatkan kesehatan otak
Vitamin E dalam alpukat berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel otak dari kerusakan. Konsumsi alpukat secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer serta perlambatan penurunan fungsi kognitif.
13. Mencegah penyakit kronis
Asupan serat yang tinggi dari alpukat diketahui dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, dan diabetes. Hal ini didukung oleh sejumlah penelitian di bidang nutrisi dan kesehatan.
Dengan kandungan gizi yang melimpah, alpukat menjadi buah yang cocok dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Konsumsi alpukat secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu menjaga kesehatan jantung, otak, dan tubuh secara keseluruhan.














