Media90 – Industri serial Asia Tenggara kembali diramaikan dengan hadirnya My Chef In Crime, sebuah serial drama kriminal investigasi yang mengusung konsep lintas negara. Serial ini dikembangkan oleh CreAsia Studios, perusahaan berbasis di India yang fokus pada produksi konten orisinal untuk pasar Asia Tenggara.
Menariknya, My Chef In Crime tidak hanya diproduksi untuk Indonesia, tetapi juga akan hadir dalam versi Thailand. Meski mengusung alur cerita yang sama, setiap versi disesuaikan dengan budaya lokal serta kekayaan kuliner khas negara masing-masing.
Untuk versi Indonesia, rumah produksi Bersama Pictures telah menyelesaikan seluruh proses syuting pada akhir tahun lalu, menandakan serial ini siap memasuki tahap distribusi dan penayangan. Serial ini disutradarai oleh Sondang Pratama, yang dikenal berani mengeksplorasi cerita dengan pendekatan tidak konvensional.
Roy Sungkono dan Sintya Marisca di Peran Utama
Dari sisi pemeran, Roy Sungkono memegang karakter sentral, didampingi Sintya Marisca sebagai pemeran utama perempuan. Keduanya berada di garis depan cerita yang sarat misteri, konflik, dan ketegangan, serta menggabungkan dunia kriminal dengan seni memasak.
Cerita Unik yang Gabungkan Dunia Forensik dan Kuliner
Serial ini mengisahkan Rama, seorang penyidik forensik yang memutuskan meninggalkan profesinya dan beralih menjadi chef. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan salah satu rivalnya.
Terdesak oleh tuduhan serius, Rama memanfaatkan keahlian forensik sekaligus pengetahuan kuliner untuk menelusuri kebenaran dan membersihkan namanya.
Berbeda dari serial kriminal pada umumnya, My Chef In Crime menawarkan pendekatan unik dengan memasukkan dunia dapur dan makanan sebagai bagian penting dalam penyelidikan kasus. Elemen ini menjadi pembeda kuat yang berpotensi menarik penonton dari berbagai latar minat, baik penggemar drama kriminal maupun pecinta kuliner.














