Media90 – Merek-merek kendaraan asal China terus menunjukkan pengaruhnya di pasar otomotif nasional sepanjang 2025. Persaingan pun semakin kompetitif seiring meningkatnya kehadiran dan penerimaan konsumen terhadap produk-produk China di Indonesia.
Daya tarik utama mobil China terletak pada harga kompetitif, fitur yang melimpah, dan desain modern. Selain itu, fokus pada kendaraan listrik serta teknologi ramah lingkungan turut menjadi nilai tambah di era elektrifikasi yang makin menonjol di Indonesia.
Kombinasi faktor tersebut membuat produk China semakin dilirik, baik oleh konsumen individu maupun pelaku usaha.
16 Merek China Kini Ramaikan Pasar Indonesia
Saat ini tercatat ada sekitar 16 merek kendaraan penumpang asal China yang memasarkan produknya di Indonesia. Angka ini bahkan melampaui merek asal Jepang yang berjumlah 12 merek.
Deretan merek tersebut meliputi:
Wuling, DFSK, Chery, BYD, Denza, Aion, Geely, Jaecoo, GWM, Jetour, BAIC, Xpeng, Neta, Maxus, Seres, dan Changan.
Sebagian besar di antaranya merupakan pendatang baru dalam industri otomotif Tanah Air. Meski demikian, kehadiran mereka langsung memberi warna persaingan yang berbeda, terutama melalui peluncuran model SUV, MPV, serta kendaraan listrik yang saat ini tengah digemari konsumen Indonesia.
Di luar produk, ekspansi jaringan diler juga menjadi strategi penting dalam peningkatan penjualan.
Top 3 Merek China Terlaris 2025
Dari banyaknya merek China yang bersaing, hanya beberapa yang berhasil mencatat penjualan menonjol sepanjang 2025.
Berdasarkan data retail sales (distribusi diler ke konsumen) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tiga merek dengan penjualan tertinggi adalah:
• BYD — 44.342 unit
• Wuling — 20.607 unit
• Chery — 19.485 unit
BYD tampil sebagai merek China dengan penjualan tertinggi sepanjang 2025, berkat jajaran kendaraan listriknya yang semakin banyak diminati. Sementara itu, Wuling dan Chery juga menunjukkan performa stabil melalui penawaran model SUV dan MPV yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Konsumen Indonesia Kini Lebih Terbuka pada Mobil China
Penjualan yang tinggi dari BYD, Wuling, dan Chery menjadi bukti bahwa pasar Indonesia kini semakin terbuka terhadap produk otomotif asal China.
Ke depannya, persaingan diprediksi akan makin ketat seiring:
✔ bertambahnya model baru,
✔ ekspansi diler dan layanan purna jual,
✔ serta meningkatnya adopsi kendaraan listrik.
Kondisi ini diyakini akan menghadirkan lebih banyak pilihan bagi konsumen, sekaligus mendorong dinamika positif dalam industri otomotif nasional.














