TEKNO

Robot Vex di CES 2026: Si Pendamping Anabul yang Bisa Rekam & Edit Video Otomatis

5
×

Robot Vex di CES 2026: Si Pendamping Anabul yang Bisa Rekam & Edit Video Otomatis

Sebarkan artikel ini
Robot Vex Debut di CES 2026, Siap Rekam dan Edit Video Kucing & Anjing Secara Otomatis
Robot Vex Debut di CES 2026, Siap Rekam dan Edit Video Kucing & Anjing Secara Otomatis

Media90 – Panggung Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas kembali dikejutkan oleh inovasi cerdas yang menyasar para pecinta anabul (anak bulu). Perusahaan teknologi FrontierX secara resmi memperkenalkan Vex, sebuah robot pendamping pintar yang dirancang untuk mengisi kekosongan saat pemilik hewan peliharaan sedang tidak berada di rumah.

Berbeda dengan kamera pengawas statis tradisional, Vex adalah robot otonom yang mampu berinteraksi, mengikuti, hingga mengolah konten video berkualitas tinggi tanpa campur tangan manusia. Kehadiran Vex menandai babak baru dalam dunia pet-tech, apalagi di era ketika konten hewan peliharaan memiliki jutaan penonton di media sosial.

Desain Futuristik & Gerakan Otonom

Secara visual, Vex tampil dengan desain imut yang bersahabat. Ia berbentuk bola mungil berwarna putih yang dapat digenggam satu tangan. FrontierX juga menambahkan opsi personalisasi melalui aksesori berupa telinga atau lengan mini, sehingga tampilannya lebih mirip karakter animasi daripada perangkat elektronik.

Baca Juga:  Indonesia Hadapi 14,7 Juta Ton Limbah Pangan, Teknologi 3D Food Printing Berbasis AI Dinilai Bisa Jadi Terobosan

Di balik wujudnya yang menggemaskan, Vex membawa teknologi pengenalan visual berbasis AI. Robot ini dapat:

✔ Mengidentifikasi hewan tertentu
✔ Mengikuti target secara konsisten
✔ Berpindah ruangan
✔ Menyesuaikan rute untuk menghindari furnitur

Jika pengguna memiliki lebih dari satu kucing atau anjing, Vex bisa diprogram untuk fokus pada satu individu saja. Hal ini membuatnya berfungsi seperti videografer pribadi hewan peliharaan.

Low-Angle Shot: Videografi dari Perspektif Hewan

Salah satu fitur paling menarik dari Vex adalah gaya perekamannya. FrontierX menyadari bahwa perspektif terbaik hewan adalah sudut rendah, sehingga Vex merekam video sejajar dengan mata hewan (low-angle shot).

Hasilnya, video terlihat jauh lebih imersif dibandingkan rekaman dari CCTV plafon. Vex bisa menangkap:

🐾 Gerakan lari kecil
🐾 Lompatan spontan
🐾 Interaksi dengan mainan
🐾 Momen tidur menggemaskan

— semuanya dari perspektif si anabul, bukan manusia.

Baca Juga:  Final WRO 2025 di Singapura: Ribuan Pelajar Dunia Unjuk Inovasi Robot Masa Depan

AI Video Editor: Dari Rekaman Mentah Jadi Konten Viral

Keajaiban Vex tidak berhenti pada perekaman. Mayoritas pemilik hewan memiliki ribuan foto & video mentah yang jarang disentuh. Vex menyelesaikan masalah ini melalui Editor AI Terintegrasi.

Setelah seharian merekam, AI akan otomatis:

✔ Memilih momen lucu & berkesan
✔ Memotong dan merapikan klip
✔ Menambahkan transisi halus
✔ Menyisipkan musik latar sesuai tema
✔ Menyusun video siap unggah

Hasil akhir berupa video pendek berkualitas tinggi yang siap diposting ke TikTok, Reels, atau YouTube Shorts, tanpa editing manual.

Aura: Sang “Kakak” untuk Pendamping Manusia

Selain Vex, FrontierX juga memperkenalkan Aura, robot pendamping untuk manusia. Bentuknya berupa bola lebih besar dengan layar digital berbentuk wajah.

Kemampuan utamanya mencakup:

🤖 Membaca ekspresi wajah
🤖 Memahami bahasa tubuh
🤖 Menilai suasana hati pengguna
🤖 Menjawab lewat suara berbasis LLM
🤖 Menjadi pengingat dan teman ngobrol

Aura ditampilkan sebagai pendamping emosional dan asisten personal, sementara Vex adalah pendamping hewan.

Baca Juga:  Ini Dia 4 Metode Praktis Membersihkan Speaker Smartphone: Dari Blower hingga Tusuk Gigi!

Keduanya memperlihatkan ambisi FrontierX untuk membangun ekosistem rumah pintar yang hidup dan responsif.

Ketersediaan, Pre-Order, & Prediksi Industri

Vex dan Aura masih berada pada tahap pengembangan akhir dan belum memiliki jadwal rilis resmi. FrontierX menyebut bahwa pre-order direncanakan dibuka pada pertengahan 2026.

Soal harga juga masih jadi misteri, namun analis teknologi memprediksi Vex akan bermain di kelas premium—bergantung pada:

📌 Ketepatan AI dalam navigasi rumah
📌 Kualitas kamera
📌 Kemampuan editing otomatis
📌 Ketahanan baterai dan motor mobilitas

Meski demikian, satu hal yang jelas: Vex menjawab keresahan para pemilik anabul yang sering merasa bersalah meninggalkan hewan sendirian. Dengan robot ini, setiap detik kehidupan hewan bisa terekam dan dikirim langsung ke ponsel pemiliknya.

Kesimpulan

FrontierX dengan Vex membawa angin segar di dunia pet-tech. Ia bukan hanya kamera, bukan hanya mainan, tetapi kombinasi AI, robotik, dan sinematografi dalam satu perangkat mungil.

Jika berhasil masuk pasar global, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun kita akan melihat konten viral dari kucing dan anjing yang direkam oleh robot—tanpa pemiliknya menyentuh aplikasi editing sama sekali.

Era robot pendamping hewan peliharaan baru saja dimulai, dan Vex menjadi pemain pembuka paling menarik sejauh ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *