Media90 – Dunia konten digital kembali diguncang oleh inovasi terbaru dari Google. Raksasa teknologi ini resmi meluncurkan update besar, Veo 3.1, yang membawa peningkatan signifikan dalam kualitas visual, resolusi, dan fleksibilitas format. Update ini bukan sekadar soal gambar lebih tajam, tetapi juga bagaimana AI memahami keinginan kreator untuk menghasilkan video yang lebih dinamis, khususnya di perangkat seluler.
“Veo Kini Lebih Ekspresif”
Ricky Wong, Lead Product Manager di Google DeepMind, menegaskan bahwa Veo 3.1 dirancang untuk memenuhi kebutuhan semua orang, mulai dari pengguna media sosial biasa hingga pembuat film profesional.
“Veo kini menjadi lebih menyenangkan, kreatif, dan berkualitas tinggi hanya berdasarkan gambar bahan (ingredient images),” jelas Wong.
Fitur Utama: Ingredients to Video
Fitur andalan Veo 3.1 adalah Ingredients to Video, yang memungkinkan pengguna mengunggah hingga tiga gambar referensi sebagai “bahan dasar” video. Gambar ini bisa berupa karakter, latar belakang, atau tekstur, yang akan menjadi panduan AI dalam membuat video.
Pada versi terbaru, kemampuan AI dalam menginterpretasikan gambar meningkat drastis. Gerakan karakter dan objek dalam video tidak lagi kaku atau robotik, tetapi lebih luwes dan natural. Bahkan dengan prompt sederhana, Veo 3.1 mampu menghasilkan alur cerita yang lebih kaya dan dialog yang lebih ekspresif, membuat video terasa lebih sinematik.
Mengatasi Inkonsistensi Karakter
Masalah character drift, di mana wajah atau pakaian karakter berubah antar adegan, kini bisa diatasi. Dengan peningkatan Identity Consistency, karakter tetap terlihat sama meski latar belakang, pencahayaan, atau sudut kamera berubah. Konsistensi ini juga berlaku untuk objek dan lingkungan, sangat penting bagi kreator yang ingin membuat narasi panjang, seperti film pendek atau iklan.
Format Vertikal dan Resolusi 4K
Menyadari tren video vertikal di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts, Veo 3.1 kini bisa langsung menghasilkan video dengan rasio 9:16, tanpa perlu memotong secara manual. Untuk visual lebih tajam, teknologi upscaling canggih memungkinkan video yang digenerasi di 1080p ditingkatkan hingga 4K, menghasilkan kualitas layak produksi profesional maupun bioskop.
Audio Terintegrasi dan Tools Profesional
Veo 3.1 juga menghadirkan pengalaman audio realistis. Suara yang dihasilkan menyesuaikan dengan gerakan dalam video, misalnya langkah kaki karakter yang terdengar sesuai dengan permukaan tempat ia berjalan.
Bagi kreator yang membutuhkan kecepatan, tersedia Veo 3 Fast, versi hemat biaya untuk produksi konten massal. Sementara fitur canggih dapat diakses melalui Vertex AI, Gemini API, Google Vids, dan Flow, cocok untuk alur kerja profesional.
Keamanan dengan Watermark SynthID
Transparansi menjadi fokus utama Google. Semua video Veo 3.1 otomatis diberi SynthID, watermark digital tak terlihat yang menandai konten dibuat AI. Watermark ini tetap terbaca meski video diedit atau dicrop. Selain itu, fitur verifikasi di Gemini memungkinkan pengguna mengecek apakah video dibuat menggunakan AI Google atau bukan, membangun ekosistem digital yang lebih tepercaya.
Cara Mengakses Veo 3.1
Update ini sudah diluncurkan secara luas. Pengguna bisa mencobanya melalui aplikasi Gemini, atau langsung membuat konten vertikal di YouTube Shorts melalui aplikasi YouTube Create. Bagi profesional, semua fitur tersedia di Vertex AI. Dengan Veo 3.1, batas antara imajinasi dan realita kini semakin tipis, hanya dalam hitungan detik.














