NASIONAL

Gempa M5,1 Guncang Papua, Berpusat di Tenggara Sarmi — Tak Berpotensi Tsunami

3
×

Gempa M5,1 Guncang Papua, Berpusat di Tenggara Sarmi — Tak Berpotensi Tsunami

Sebarkan artikel ini
Gempabumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Papua, BMKG: Tidak Ada Potensi Tsunami
Gempabumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Papua, BMKG: Tidak Ada Potensi Tsunami

Media90 – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Papua pada Sabtu siang, 18 Januari 2026. Guncangan dirasakan di sejumlah kawasan sekitar Sarmi dan sempat memicu kewaspadaan warga, namun otoritas memastikan kejadian ini tidak menimbulkan ancaman tsunami.

Berdasarkan informasi resmi, gempa terjadi pada pukul 13.38.55 WIB dan berpusat di wilayah tenggara Sarmi. Meski tergolong gempa menengah, BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami akibat peristiwa tersebut.

Ketidakberpotensian tsunami disebabkan oleh karakteristik gempa yang berada pada kedalaman dangkal–menengah dan tidak memicu deformasi dasar laut secara signifikan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Detail Pusat Gempa

Data resmi menunjukkan pusat gempa berada pada koordinat 2,17 Lintang Selatan dan 138,83 Bujur Timur, atau sekitar 36 kilometer tenggara Sarmi, Papua. Peristiwa tektonik ini terjadi pada kedalaman 21 kilometer, sehingga guncangan dapat dirasakan di daratan sekitar episentrum.

Baca Juga:  Gunung Merapi Kembali Aktif: 7 Guguran Lava dan 40 Gempa Tercatat Pagi Ini

Papua sendiri merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi di Indonesia karena berada pada jalur pertemuan beberapa lempeng besar dunia. Kondisi ini membuat kejadian gempa dengan magnitudo menengah relatif sering terjadi sebagai bagian dari dinamika alam kawasan tersebut.

Meski demikian, sebagian besar gempa tidak menimbulkan dampak merusak apabila energi dilepaskan pada kedalaman tertentu atau jauh dari area pemukiman.

Demikian informasi mengenai gempa Magnitudo 5,1 yang mengguncang Papua siang ini. Gempa berpusat 36 km tenggara Sarmi dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *