NASIONAL

SD Negeri Banteng Pakem Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

8
×

SD Negeri Banteng Pakem Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Sebarkan artikel ini
SD Negeri Banteng Pakem Rusak Dihantam Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kerugian Capai Rp50 Juta
SD Negeri Banteng Pakem Rusak Dihantam Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kerugian Capai Rp50 Juta

Media90 – Peristiwa cuaca ekstrem melanda wilayah Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (17/1/2026) sore, dan menyebabkan dampak serius terhadap fasilitas pendidikan setempat. SD Negeri Banteng menjadi salah satu lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah akibat hujan deras disertai angin kencang.

Cuaca buruk tersebut memicu tumbangnya sejumlah pohon besar di sekitar area sekolah. Batang dan dahan yang roboh kemudian menimpa bangunan serta fasilitas pendukung, hingga mengakibatkan kerusakan pada ruang belajar dan area luar sekolah.

Kerusakan Ruang Belajar

Pantauan di lapangan memperlihatkan bahwa dampak badai tidak hanya merusak bagian luar, tetapi juga sampai pada ruangan utama kegiatan belajar mengajar. Sejumlah titik kerusakan tercatat, di antaranya:

  • Atap dan Plafon Ruang Kelas
    Beberapa ruang kelas mengalami kerusakan berat. Plafon jebol akibat tertimpa genting dan dahan pohon, meninggalkan puing bangunan di atas meja dan kursi siswa.

  • Ruang Perpustakaan
    Kerusakan pada atap menyebabkan air hujan merembes ke dalam ruangan. Kondisi ini berpotensi merusak koleksi buku dan dokumen penting milik sekolah.

  • Pagar Sekolah
    Pagar pembatas roboh akibat tekanan angin kencang, kondisi tanah yang labil, serta tertimpa material pohon tumbang.

  • Halaman Sekolah
    Area halaman dipenuhi batang pohon, dahan, dan material bangunan yang menghambat mobilitas serta aktivitas di lingkungan sekolah.

Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Pihak sekolah menaksir total kerugian materiil mencapai sekitar Rp50.000.000. Estimasi tersebut mencakup kebutuhan perbaikan atap dan plafon kelas, pembersihan area terdampak, penggantian fasilitas yang rusak, hingga pembangunan ulang pagar yang roboh.

Dengan kondisi tersebut, pihak sekolah bersama masyarakat sekitar berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dapat segera melakukan peninjauan langsung dan memberikan bantuan perbaikan darurat. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama.

Baca Juga:  Langkah Pemerintah Cabut Status Pandemi Covid-19: Perhatikan Pertimbangan Berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *