Media90 – Peristiwa cuaca ekstrem melanda wilayah Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (17/1/2026) sore, dan menyebabkan dampak serius terhadap fasilitas pendidikan setempat. SD Negeri Banteng menjadi salah satu lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah akibat hujan deras disertai angin kencang.
Cuaca buruk tersebut memicu tumbangnya sejumlah pohon besar di sekitar area sekolah. Batang dan dahan yang roboh kemudian menimpa bangunan serta fasilitas pendukung, hingga mengakibatkan kerusakan pada ruang belajar dan area luar sekolah.
Kerusakan Ruang Belajar
Pantauan di lapangan memperlihatkan bahwa dampak badai tidak hanya merusak bagian luar, tetapi juga sampai pada ruangan utama kegiatan belajar mengajar. Sejumlah titik kerusakan tercatat, di antaranya:
-
Atap dan Plafon Ruang Kelas
Beberapa ruang kelas mengalami kerusakan berat. Plafon jebol akibat tertimpa genting dan dahan pohon, meninggalkan puing bangunan di atas meja dan kursi siswa. -
Ruang Perpustakaan
Kerusakan pada atap menyebabkan air hujan merembes ke dalam ruangan. Kondisi ini berpotensi merusak koleksi buku dan dokumen penting milik sekolah. -
Pagar Sekolah
Pagar pembatas roboh akibat tekanan angin kencang, kondisi tanah yang labil, serta tertimpa material pohon tumbang. -
Halaman Sekolah
Area halaman dipenuhi batang pohon, dahan, dan material bangunan yang menghambat mobilitas serta aktivitas di lingkungan sekolah.
Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Pihak sekolah menaksir total kerugian materiil mencapai sekitar Rp50.000.000. Estimasi tersebut mencakup kebutuhan perbaikan atap dan plafon kelas, pembersihan area terdampak, penggantian fasilitas yang rusak, hingga pembangunan ulang pagar yang roboh.
Dengan kondisi tersebut, pihak sekolah bersama masyarakat sekitar berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dapat segera melakukan peninjauan langsung dan memberikan bantuan perbaikan darurat. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama.














