OTOMOTIF

Motor Matic Bunyi Dengung Saat Digas? Ini Penyebab Teknis dan Solusi Lengkapnya

6
×

Motor Matic Bunyi Dengung Saat Digas? Ini Penyebab Teknis dan Solusi Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Motor Matic Berdengung Saat Digas? Ini Penyebab dan Solusinya
Motor Matic Berdengung Saat Digas? Ini Penyebab dan Solusinya

Media90 – Penyebab motor matic bunyi dengung saat digas biasanya karena bearing gardan aus. Bunyi ini kerap diabaikan, padahal suara asing pada kendaraan sering menjadi indikator awal terjadinya malfungsi komponen mekanis.

Bagi pengguna skutik, suara dengung saat tuas gas diputar bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi sinyal kerusakan pada sistem transmisi. Kondisi ini umum terjadi pada motor berjarak tempuh tinggi atau yang kurang mendapatkan perawatan rutin di sektor Continuous Variable Transmission (CVT).

Suara dengung biasanya terdengar dari area tengah hingga belakang motor. Bentuknya mirip suara gesekan logam atau “ngiung” yang frekuensinya meningkat seiring bertambahnya kecepatan. Bagi pemilik motor atau calon pembeli motor bekas, mengenali penyebabnya dapat membantu menghindari biaya perbaikan yang lebih besar.

Membedah Komponen CVT: Sumber Utama Dengungan

Sistem CVT merupakan “jantung” penggerak motor matic. Berbeda dengan motor berantai, seluruh proses penyaluran tenaga terjadi di dalam bak transmisi tertutup yang menghasilkan suhu tinggi dan akumulasi debu kampas kopling.

Baca Juga:  AHM Rilis Warna Baru Honda Stylo 160, Harga Mulai Rp29 Jutaan

1. Bearing Gardan Aus

Penyebab paling umum bunyi dengung adalah keausan pada bearing gardan. Fungsinya menjaga putaran as rasio tetap stabil. Ketika bola baja di dalam bearing terkikis, muncul getaran mikro yang berubah menjadi dengungan saat putaran meningkat.

Jika dibiarkan, kerusakan bearing dapat merembet ke gigi rasio yang biaya penggantiannya jauh lebih mahal.

2. Gigi Rasio Terkikis (Gear Ratio)

Gigi rasio juga bisa menjadi sumber masalah. Pelumasan buruk dari oli gardan membuat gesekan antar gigi meningkat dan menimbulkan dengungan saat motor dipacu.

Ironisnya, banyak pemilik motor rutin ganti oli mesin tetapi mengabaikan oli gardan. Padahal komponen inilah yang melumasi gigi presisi di dalam transmisi belakang.

Rumah Kopling dan Kampas Ganda: Sering Diabaikan tapi Krusial

Pada bagian kopling sentrifugal, masalah suara “gredek” memang lebih populer. Namun rumah kopling yang tidak center atau panas berlebih dapat menciptakan resonansi yang terdengar seperti dengung.

Baca Juga:  TDM Mengumumkan Peluncuran Terbaru: Motor All New Honda Beat di Lampung City Mall Malam Ini

Saat kampas ganda melebar dan menempel, permukaan yang tidak rata akan menghasilkan gesekan tidak sempurna. Membersihkan area kopling setiap 8.000 km sangat disarankan untuk menjaga performanya.

Faktor Luar: Ban dan V-Belt Bisa Menyebabkan Dengung

Tidak semua bunyi berasal dari transmisi. Beberapa faktor eksternal juga bisa memicu suara mirip dengung:

1. Ban Aus / Makan Sebelah

Ban dengan tapak aus tidak merata bisa menghasilkan suara dengung saat bergesekan dengan aspal, terutama pada kecepatan tinggi.

2. V-Belt Mengeras atau Retak

V-belt yang mulai retak atau mengeras kehilangan fleksibilitas dan dapat menghasilkan suara mirip siulan atau dengung.

Idealnya, V-belt diganti setiap 20.000 – 25.000 km, tergantung gaya berkendara dan beban harian.

Diagnosa Mandiri Sebelum ke Bengkel

Pemilik motor dapat melakukan pengecekan sederhana:

Gunakan standar tengah, nyalakan mesin, lalu putar gas perlahan.
Jika bunyi muncul saat roda berputar → kemungkinan masalah pada bearing gardan atau gigi rasio.

✔ Jika suara kasar terdengar saat idle → bisa berasal dari puli depan atau bearing kruk as.

Putar roda belakang secara manual saat mesin mati.
Jika ada rasa ganjal → indikasi kuat bearing gardan aus.

Baca Juga:  Peluncuran All New Honda Beat Series 2024 di TDM Lampung Dimeriahkan Belasan UMKM

Perawatan Oli Gardan Sangat Penting

Kunci mencegah dengungan pada CVT ada di pelumasan:

  • Ganti oli gardan setiap 2x ganti oli mesin atau ± 8.000 km

  • Waspadai air yang masuk ke ruang transmisi

  • Ciri oli tercampur air adalah warnanya berubah putih susu

  • Gunakan oli dengan spesifikasi pabrikan

Oli yang salah viskositas dapat mempengaruhi suhu kerja dan keausan gear.

Estimasi Biaya Perbaikan

Jika bearing gardan atau gigi rasio rusak, berikut gambaran biayanya:

  • Bearing Gardan: harga terjangkau, tetapi ongkos kerja tinggi karena pembongkaran total

  • Gigi Rasio: jauh lebih mahal, disarankan memakai suku cadang asli

  • Hindari komponen imitasi karena ketidakpresisian dapat memicu kerusakan lanjutan

Transmisi adalah area presisi, sehingga kualitas part sangat berpengaruh.

Kesimpulan

Bunyi dengung pada motor matic saat digas bukan masalah sepele. Suara tersebut adalah “bahasa” kendaraan untuk mengabarkan adanya beban atau keausan pada komponen tertentu.

Dengan:

✔ Perawatan rutin CVT
✔ Penggantian oli gardan tepat waktu
✔ Diagnosa dini

maka performa motor tetap nyaman, aman, dan nilai jual kembali terjaga.

FAQ (Sering Ditanyakan oleh Pengguna Matic)

▪ Apa Ciri-Ciri CVT Motor Rusak?
Muncul suara kasar di bak transmisi, tarikan berat, akselerasi lambat, hingga getaran saat mulai berjalan.

▪ Apa Penyebab Motor Matic Bergetar Saat Digas?
Biasanya karena tumpukan debu di kampas ganda dan rumah kopling yang menyebabkan slip dan getaran di putaran bawah.

▪ Apa Penyebab Suara Dengung Motor Matic?
Sumber utama adalah bearing gardan aus atau gigi rasio terkikis akibat pelumasan buruk atau oli gardan terkontaminasi air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *