Media90 – OpenAI resmi mengumumkan akan memulai uji coba iklan di ChatGPT, menandai perubahan besar dari model sebelumnya yang hanya mengandalkan langganan bulanan dan pendanaan investor. Langkah ini bertujuan menyediakan sumber pendapatan tambahan untuk membiayai pengembangan kecerdasan buatan (AI) generasi selanjutnya, sambil tetap menjaga akses gratis bagi semua pengguna.
Uji coba iklan dijadwalkan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan, menargetkan pengguna dewasa di Amerika Serikat yang menggunakan versi gratis atau ChatGPT Go. Langkah ini juga bagian dari rencana jangka panjang OpenAI untuk mengelola $1,4 triliun (sekitar Rp23,6 kuadriliun) hingga 2030 untuk infrastruktur AI, pusat data, dan supercomputing.
Bagaimana Iklan Akan Muncul?
OpenAI memastikan iklan akan terpisah dan ditandai jelas, muncul di bawah respon chatbot tanpa mengganggu alur percakapan. Selain itu, iklan bersifat relevan secara kontekstual; ChatGPT menampilkan produk yang sesuai dengan topik percakapan. Misalnya, saat merencanakan perjalanan mendaki gunung, pengguna bisa melihat tautan bersponsor dari pengecer perlengkapan mendaki. OpenAI menegaskan bahwa iklan tidak memengaruhi jawaban AI, yang tetap objektif dan bebas dari intervensi pengiklan.
Perlindungan Privasi dan Kontrol Pengguna
Privasi pengguna menjadi prioritas utama. OpenAI menegaskan tidak akan menjual data pengguna ke pihak ketiga, dan percakapan pribadi tidak akan dibagikan dengan pengiklan. Pengguna juga mendapatkan kendali penuh atas pengalaman iklan:
- Mengetahui alasan iklan ditampilkan.
- Menghapus iklan yang tidak relevan dan memberikan umpan balik.
- Mematikan personalisasi iklan agar histori percakapan tidak memengaruhi konten yang ditampilkan.
Iklan tidak akan ditampilkan kepada pengguna di bawah 18 tahun dan dibatasi ketat dari topik sensitif seperti politik, perjudian, atau kesehatan.
ChatGPT Go: Pilihan Baru untuk Pengguna AS
Bersamaan dengan pengumuman ini, OpenAI memperkenalkan ChatGPT Go di pasar AS. Paket ini berharga $8 per bulan (sekitar Rp135 ribu), menawarkan memori lebih besar dan kemampuan membuat gambar lebih banyak dibanding versi gratis. Namun, pengguna ChatGPT Go tetap akan melihat iklan; pengalaman bebas iklan sepenuhnya hanya tersedia melalui langganan premium Plus, Pro, atau Team.
Realita Bisnis AI
Menjalankan AI tingkat tinggi sangat mahal. OpenAI melayani sekitar 800 juta pengguna aktif setiap minggu, menghabiskan miliaran untuk server dan listrik. CEO Sam Altman menyebut meskipun perusahaan menghasilkan $20 miliar pendapatan tahunan, angka itu belum cukup membiayai infrastruktur “kecerdasan super” yang diimpikan.
Altman, yang sebelumnya mengaku “membenci” iklan, kini melihatnya sebagai solusi diperlukan. Tanpa iklan, AI canggih mungkin hanya bisa diakses oleh mereka yang mampu membayar biaya langganan tinggi. Dengan model pendapatan yang beragam ini, OpenAI berharap mendemokratisasi akses AI, tetap gratis untuk semua pengguna tanpa memandang kemampuan finansial.














