OTOMOTIF

Aletra Langsung Rakit Lokal L8 EV, Tanpa Lewat Jalur CBU

5
×

Aletra Langsung Rakit Lokal L8 EV, Tanpa Lewat Jalur CBU

Sebarkan artikel ini
Strategi Aletra: Langsung Rakit Lokal Mobil Listrik L8 Tanpa Lewat CBU
Strategi Aletra: Langsung Rakit Lokal Mobil Listrik L8 Tanpa Lewat CBU

Media90 – Merek mobil listrik Aletra menegaskan komitmen jangka panjangnya di pasar otomotif Indonesia dengan langsung melakukan perakitan lokal sejak awal kehadiran produknya.

Melalui kemitraan strategis dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM), seluruh unit Aletra L8 EV yang diterima konsumen merupakan hasil rakitan pabrik di Purwakarta, Jawa Barat.

Christo Antyo, Product Manager Aletra, menjelaskan bahwa keputusan untuk langsung melakukan perakitan lokal atau Completely Knocked Down (CKD) diambil untuk menghindari penundaan investasi. Menurutnya, mengimpor unit secara utuh (Completely Built Up/CBU) hanya akan memperlambat proses lokalisasi.

“Aletra L8 EV adalah produk pertama kami, dan sejak awal sudah CKD. Seratus persen mobil yang diterima konsumen adalah rakitan Indonesia,” ujar Christo di sela kunjungan pabrik, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga:  BAIC Perkenalkan BJ30 Hybrid FWD di GJAW 2025, Harga Mulai Rp499 Juta

Proses Produksi dan Transfer Teknologi

Langkah Aletra untuk memulai produksi lokal melalui proses panjang. Kerja sama dengan HIM dimulai pada Agustus 2024, saat HIM membangun fasilitas perakitan baru di Purwakarta untuk mengakomodasi kebutuhan Aletra, mengingat kapasitas pabrik di Bekasi sudah penuh.

Proses transfer teknologi juga berjalan paralel. Engineer Aletra dikirim ke markas pusat Livan Auto di Chongqing, China selama satu bulan untuk mendalami proses produksi.

“Setelah kembali dari China, pabriknya sudah jadi, tapi belum diresmikan. Sekitar Februari-Maret 2025, alat-alat sudah tersedia dan kami mulai trial production. Mobil dirakit, dibongkar, dan dirakit kembali sekitar sepuluh kali untuk memastikan kualitasnya benar-benar rapi,” tambah Christo.

Baca Juga:  Chery Kembangkan Baterai Solid-State Canggih, Tembus Jarak Tempuh hingga 1.300 Km

Jalur produksi akhirnya diresmikan pada Mei 2025, dan pengiriman unit perdana kepada konsumen dimulai pada Juni 2025.

Kapasitas Produksi dan Investasi

Fasilitas ini mampu merakit hingga enam unit mobil per jam dalam satu shift kerja. Saat ini, pihak pabrik tengah menggenjot produksi untuk memenuhi pesanan ratusan unit yang dijadwalkan dikirim pada Juni 2026.

Hingga 2027, total investasi Aletra khusus untuk sektor perakitan mencapai Rp300 miliar, menjadi bukti keseriusan merek ini dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui basis produksi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *