UMUM

Film Harusnya Horror Jadi Proyek Terakhir Lula Lahfah, Jejak Panjang Kariernya Kembali Disorot

6
×

Film Harusnya Horror Jadi Proyek Terakhir Lula Lahfah, Jejak Panjang Kariernya Kembali Disorot

Sebarkan artikel ini
Film Horror Jadi Karya Terakhir Lula Lahfah Bersama Reza Arap, Intip Perjalanan Kariernya
Film Horror Jadi Karya Terakhir Lula Lahfah Bersama Reza Arap, Intip Perjalanan Kariernya

Media90 – Kabar meninggalnya Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, membuat publik kembali menengok jejak panjang perjalanan kariernya di dunia hiburan Tanah Air. Selama ini, Lula dikenal luas sebagai selebgram dengan jutaan pengikut. Namun di balik popularitas media sosial tersebut, ia telah membangun karier profesional yang konsisten sejak usia muda.

Perjalanan Lula di industri hiburan tidak berlangsung singkat maupun instan. Ia menapaki berbagai bidang, mulai dari musik, televisi, web series, hingga film layar lebar. Proses panjang tersebut membentuk sosok Lula sebagai entertainer multitalenta yang terus berevolusi.

Film Terakhir Bersama Reza Arap

Salah satu fakta yang kini banyak disorot publik adalah keterlibatan Lula Lahfah dalam film Harusnya Horror yang dijadwalkan tayang pada 2026. Film ini disutradarai oleh Reza Arap dan menjadi proyek layar lebar terakhir yang melibatkan Lula sebelum kepergiannya.

Baca Juga:  Minggu 6 Agustus 2023: Takdir Cinta Yang Kupilih Raih Posisi 4 dalam Top 15 Rating Sinetron TV Terkini!

Dalam film tersebut, Lula beradu akting dengan sejumlah nama seperti Reza Oktovian, Tierison, Garry Ang, Yuka Theo, King Aloy, Bravyson Vconk, Niko Junius, Ibot13, dan Tepe46. Karya ini kini dipandang sebagai penutup perjalanan Lula di dunia film, sekaligus meninggalkan jejak emosional tersendiri bagi para penggemar.

Dari Web Series hingga Soundtrack

Beberapa tahun sebelumnya, tepatnya pada 2019, Lula tampil dalam web series Mimpiku Jadi Nyata produksi RANS Entertainment. Dalam proyek tersebut, ia berperan sebagai kakak dari karakter Nashwa, serta turut terlibat dalam pengisian soundtrack berjudul Jangan Dulu Cinta-Cinta bersama Nashwa Zahira.

Proyek ini memperlihatkan sisi lain Lula sebagai entertainer yang tidak hanya berakting, tetapi juga tetap aktif di dunia musik. Perpaduan tersebut semakin mengukuhkan citranya sebagai figur serbabisa di industri hiburan.

Baca Juga:  Rahasia Terungkap: Solusi Tebak Kata Tantangan Harian Shopee, Senin 14 Agustus 2023 - Nikmati Hadiah Menariknya!

Perjalanan di Film Layar Lebar

Nama Lula mulai diperhitungkan di dunia perfilman sejak 2017 ketika ia tampil sebagai kameo dalam film The Underdogs. Tak lama berselang, ia dipercaya menjadi pemeran utama dalam film Total Chaos. Peran tersebut menjadi salah satu titik penting dalam kariernya, memperluas citra Lula dari figur digital menjadi aktris layar lebar.

Karier Musik Sebelum Akting

Sebelum aktif di dunia film, Lula lebih dulu mencuri perhatian publik lewat musik. Pada 2016, ia terlibat dalam lagu Panjat Sosial bersama Roy Ricardo dan Gaga Muhammad. Lagu tersebut cukup dikenal di kalangan pendengar muda dan ikut mendorong nama Lula semakin dikenal di industri hiburan.

Baca Juga:  Jadwal Trans TV Senin, 10 November 2025: Jangan Lewatkan Dunia Punya Cerita Malam Ini

Jika ditarik lebih jauh, langkah awal Lula di dunia hiburan dimulai pada 2013 dengan merilis singel perdana berjudul Pergi. Dua tahun kemudian, ia mencoba warna musik berbeda lewat lagu dangdut Pusing Pala Barbie dengan nama panggung Lula Lula.

Awal Karier di Televisi

Di periode yang sama, tepatnya pada 2015, Lula mulai menjajal dunia akting melalui sinetron High School Love Story serta FTV Kepepet Cinta di Atas Ojek. Dari sinilah fondasi kariernya di dunia hiburan terbentuk secara perlahan, membuka jalan menuju proyek-proyek yang lebih besar di kemudian hari.

Meski kepergian Lula Lahfah membawa duka mendalam, perjalanan kariernya menunjukkan bahwa ia bukan sosok instan. Dari musik, sinetron, film, hingga web series, Lula meninggalkan rekam jejak karya yang beragam dan berlapis.

Kini, publik tidak hanya mengenang Lula Lahfah sebagai selebgram, tetapi sebagai figur yang pernah berproses, tumbuh, dan berkarya di berbagai lini industri hiburan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *