OTOMOTIF

BMW Astra Lampaui Target Penjualan 2025, Capai 107 Persen

7
×

BMW Astra Lampaui Target Penjualan 2025, Capai 107 Persen

Sebarkan artikel ini
Catatan Gemilang: BMW Astra Raih 107 Persen Target Penjualan Tahun 2025
Catatan Gemilang: BMW Astra Raih 107 Persen Target Penjualan Tahun 2025

Media90 – BMW Astra menutup tahun 2025 dengan pencapaian penjualan yang sangat positif. Teguh Widodo, Operation Manager BMW Astra, mengungkapkan bahwa total penjualan perusahaan berhasil mencapai 107 persen dari target.

“Di Desember kemarin, kami bisa over target. BMW Astra kemarin mencatat penjualan 956 unit di 2025, per akhir Desember. Angka 956 itu setara dengan 107 persen dari target,” ujar Teguh Widodo di sela acara peresmian diler BMW Astra Mampang di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

X1 Jadi Model Andalan Penjualan

Teguh menjelaskan bahwa BMW X1 menjadi model yang paling banyak menyumbang penjualan tahun lalu. “New dan used car sebenarnya sama. Yang pertama, X1—baik versi ICE (Internal Combustion Engine) maupun EV (Electric Vehicle). Yang kedua, Seri 3, dan ketiga Seri 2, khususnya 218, yang cukup booming tahun kemarin,” jelas Teguh.

Baca Juga:  Rincian Merek Mobil, Tarif Tiket, Alamat, dan Jam Operasional GIIAS Surabaya 2023

Tantangan dari IEU-CEPA dan Perilaku Konsumen

Meskipun pencapaian penjualan positif, Teguh mengakui ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, salah satunya terkait dengan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

“Kita bicara di segmen premium, konsumen masih wait and see. Ekonomi ini, serta kesepakatan Indonesia dengan Uni Eropa, membuat beberapa konsumen menunda keputusan pembelian karena menunggu kepastian tarif,” ungkap Teguh. Ia menambahkan bahwa BMW Indonesia tidak memiliki kendali atas penetapan tarif tersebut, karena itu adalah kesepakatan antar negara.

Keyakinan Bersaing dengan Merek Premium China

Teguh juga menyoroti kehadiran merek-merek premium China di Indonesia yang memengaruhi perilaku konsumen. Meski demikian, BMW Astra tetap percaya diri mampu bersaing.

Baca Juga:  BMW Seri 3 Touring 2024: Menyapa Penggemar Station Wagon di Indonesia dengan Gaya Baru!

“Memang kami mengutamakan luxury dan safety. Keamanan menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen. Sheer driving pleasure juga menjadi nilai tambah. BMW tetap berbeda, dan itu yang menjadi pilihan konsumen,” ujar Teguh menegaskan.

Dengan pencapaian 107 persen target penjualan pada 2025, BMW Astra menunjukkan daya tarik kuat di segmen kendaraan premium Indonesia, meski menghadapi tantangan regulasi dan persaingan dari merek-merek baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *