BERITA

Polinela Jajaki Kerja Sama dengan B2B Success untuk Pelatihan Bahasa dan Penempatan Kerja ke Jepang

3
×

Polinela Jajaki Kerja Sama dengan B2B Success untuk Pelatihan Bahasa dan Penempatan Kerja ke Jepang

Sebarkan artikel ini
Polinela Gandeng B2B Success Japan untuk Pelatihan Bahasa dan Penyaluran Kerja ke Jepang
Polinela Gandeng B2B Success Japan untuk Pelatihan Bahasa dan Penyaluran Kerja ke Jepang

Media90 – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima kunjungan B2B Success dalam rangka sosialisasi dan penjajakan kerja sama Program Pelatihan Bahasa Jepang dan Penempatan Kerja ke Jepang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Polinela dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus membuka peluang kerja global bagi para lulusan.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Polinela dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia vokasi di tingkat internasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di Jepang.

Rombongan B2B Success disambut langsung oleh Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., yang didampingi Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs. Pertemuan ini menjadi forum diskusi awal untuk membahas potensi kolaborasi melalui program “Migran Vokasi”.

Program Migran Vokasi merupakan skema terintegrasi yang mengombinasikan pelatihan bahasa Jepang, pembekalan budaya dan etika kerja, serta penempatan kerja bagi alumni politeknik secara terencana, legal, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Polda Lampung Akui Tantangan, Berkomitmen Maksimalkan Pengungkapan Kasus Kematian Tiyas di Ladang Jagung Lampung Timur

Dalam sesi pemaparan, Representative Director B2B Success, Noboru Oosaka, menyampaikan bahwa Jepang saat ini masih menghadapi kebutuhan tinggi terhadap tenaga kerja terampil dari jalur pendidikan vokasi. Kebutuhan tersebut terutama berasal dari sektor Engineering, yang mencakup bidang manufaktur, konstruksi, serta teknologi pendukung industri.

Ia menegaskan bahwa lulusan politeknik Indonesia, termasuk Polinela, dinilai memiliki karakter kerja yang kuat, disiplin tinggi, serta kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan industri di Jepang.

Sementara itu, anggota B2B Success Team, Ilfa Yusmida, menjelaskan secara rinci mekanisme pelaksanaan program. Peserta akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang berbasis kebutuhan industri, dilengkapi dengan pendampingan administrasi, pembekalan etika dan budaya kerja, hingga fasilitasi proses penempatan kerja di perusahaan mitra di Jepang.

Baca Juga:  Tingkatkan Pendidikan Indonesia di MBKM Fair 2024: Inovasi dan Kolaborasi Unggul di Lampung!

“Program ini dirancang untuk memberikan kepastian jalur karier bagi peserta sekaligus menjamin proses penempatan kerja yang aman, legal, dan sesuai regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Turut hadir sebagai narasumber, Dr. Ir. Surfa Yondri, S.T., SST., M.Kom., Direktur Politeknik Negeri Padang periode 2017–2021 dan 2021–2025. Ia membagikan pengalaman institusinya dalam mengimplementasikan kerja sama penempatan kerja internasional.

Menurutnya, keberhasilan program semacam ini sangat ditentukan oleh kesiapan lulusan, sinergi antarlembaga, serta komitmen perguruan tinggi dalam melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri global.

Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen institusi dalam mendukung program yang membuka akses kerja internasional bagi lulusan.

Baca Juga:  Peringatan BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Pesisir Barat

“Polinela siap memfasilitasi dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan bahasa asing serta kesiapan mental dan budaya kerja global,” ujarnya.

Ke depan, kerja sama ini direncanakan akan difokuskan pada lulusan bidang Engineering sebagai tahap awal implementasi. Selanjutnya, Program Migran Vokasi juga akan dikembangkan ke bidang pertanian, sejalan dengan karakter dan keunggulan Polinela sebagai perguruan tinggi vokasi yang memiliki kompetensi kuat di sektor agroindustri.

Melalui penjajakan kerja sama ini, Polinela berharap dapat menghadirkan skema pengembangan karier yang lebih luas bagi alumni, meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja internasional, serta memperkuat peran institusi dalam mendukung kebijakan penguatan pendidikan vokasi dan penyerapan tenaga kerja terampil di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *