BERITA

Gerakan Pasar Murah Jadi Andalan Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan Nasional

7
×

Gerakan Pasar Murah Jadi Andalan Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Andalkan Gerakan Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan
Pemerintah Andalkan Gerakan Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

Media90 – Pemerintah terus memperkuat langkah pengendalian harga bahan pokok nasional menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri melalui Gerakan Pasar Murah yang digelar secara masif di berbagai daerah. Program ini menjadi instrumen utama untuk memastikan harga pangan tetap stabil serta menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi lonjakan permintaan pada hari besar keagamaan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah bahkan mendorong agar harga pangan tidak hanya terkendali, tetapi juga dapat ditekan agar semakin terjangkau oleh masyarakat.

“Bapak Presiden selalu menekankan agar harga-harga menjelang hari raya tidak boleh naik. Bahkan beliau ingin harga-harga turun. Alhamdulillah, pada Natal dan Tahun Baru serta Lebaran tahun lalu, harga bisa kita kendalikan,” ujar Zulkifli Hasan.

Baca Juga:  Pemkab Pesawaran Tingkatkan Upaya Pengendalian Inflasi Melalui Operasi Pasar Murah

Menghadapi Ramadan dan Idulfitri tahun ini, pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan nasional berada dalam kondisi aman. Selain pengamanan pasokan, pelaksanaan pasar murah digencarkan sebagai langkah konkret untuk menahan laju kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Sekarang yang paling penting stok cukup dan harga terkendali. Tidak boleh naik. Karena itu kita lakukan pasar murah, misalnya beras diskon 10 persen, telur diskon 10 persen,” jelasnya.

Zulkifli Hasan menambahkan, Gerakan Pasar Murah bersifat antisipatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan hampir setiap hari di berbagai wilayah sebagai upaya meredam gejolak harga akibat peningkatan permintaan masyarakat.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut mengambil peran strategis dalam mendukung kebijakan nasional tersebut. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa pihaknya telah menggelar pasar murah untuk keenam kalinya sejak awal 2026 sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga:  Kapolres Tulang Bawang Konfirmasi: Stok Beras dan Sembako Aman di Gudang Bulog dan Pasar Unit 2, Harga Stabil

“Awal tahun ini kita langsung bergerak. Pasar murah adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, agar masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pangan dengan harga terjangkau,” tegas Khofifah.

Ia menilai, pasar murah efektif karena menghadirkan harga pembanding yang lebih rendah dari harga pasar, tanpa mengganggu ekosistem pasar tradisional. Menurutnya, penempatan lokasi pasar murah juga dilakukan secara selektif.

“Kita tempatkan pasar murah ini di titik-titik yang tidak berdekatan dengan pasar tradisional, supaya tidak mengganggu ekosistem pasar yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, memastikan bahwa stok pangan di wilayahnya berada dalam kondisi sangat aman.

Baca Juga:  Kritik Tumpahan Emosi: Pembagian Bantuan Banjir di Bandar Lampung Dinilai Tak Merata

“Kami sangat siap. Stok 796 ribu ton ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 14 bulan ke depan,” ungkapnya.

Bulog Jawa Timur juga terus aktif menyerap hasil panen petani serta bersinergi dengan Satgas Pangan dalam melakukan pemantauan harga secara harian. Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan stabilitas harga tetap terjaga.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Perum Bulog, Gerakan Pasar Murah diharapkan menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *