Media90 – Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang pada Selasa siang. Kondisi cuaca yang tidak stabil ini diperkirakan dapat berlangsung hingga pukul 15.15 WIB, sehingga aktivitas di luar ruangan berisiko terdampak.
Sleman Jadi Titik Awal Hujan Lebat
Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dirilis pada pukul 13.35 WIB, hujan dengan intensitas tinggi diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 13.45 WIB di wilayah Kabupaten Sleman. Adapun wilayah yang berpotensi terdampak lebih awal meliputi:
- Turi
- Pakem
- Cangkringan
Kawasan lereng Merapi ini dikenal rawan mengalami hujan lokal dengan intensitas tinggi, terutama saat kondisi atmosfer sedang labil.
Potensi Meluas ke Tiga Kabupaten
Selain Sleman, hujan lebat diperkirakan berpeluang meluas ke sejumlah wilayah lain di DIY secara bertahap. Daerah yang berpotensi terdampak antara lain:
Kabupaten Kulon Progo
- Samigaluh
- Kalibawang
Kabupaten Gunungkidul
- Nglipar
- Semin
- Ngawen
- Gedangsari
Kabupaten Sleman (wilayah tambahan)
- Minggir
- Seyegan
- Mlati
- Prambanan
- Kalasan
- Ngemplak
- Ngaglik
- Sleman
- Tempel
Warga Diimbau Antisipasi Dampak
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk mengantisipasi berbagai dampak cuaca buruk, seperti genangan air, pohon tumbang, serta gangguan lalu lintas, terutama di daerah perbukitan dan jalur dengan aktivitas padat.
Pengendara juga diminta lebih berhati-hati karena hujan lebat dapat menurunkan jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin. Warga disarankan memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas demi keselamatan bersama.














