Media90 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Tanjung Bintang di Desa Jatibaru, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dasar serta peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Musrenbang RKPD tersebut menjadi forum strategis untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan daerah yang berbasis pada kebutuhan riil di tingkat kecamatan.
Camat Tanjung Bintang, Heri Purnomo, mengatakan realisasi pembangunan di Kecamatan Tanjung Bintang pada periode sebelumnya telah mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pertanian tanaman pangan dan hortikultura, lingkungan hidup, pendidikan, hingga kesehatan.
Pada sektor pertanian, lanjut Heri, telah dilaksanakan sejumlah program pendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Program tersebut meliputi penyaluran bibit kelapa dalam, penguatan gabungan kelompok tani, program benih padi dan jagung, serta pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) melalui program Bupati Lampung Selatan.
Dalam Musrenbang RKPD 2027, Camat Tanjung Bintang juga mengusulkan sejumlah prioritas pembangunan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah perbaikan sistem drainase di SMP Negeri 1 Tanjung Bintang yang kerap mengalami genangan air saat hujan deras.
“Kondisi tersebut disebabkan oleh saluran air yang kurang lancar serta kontur tanah sekolah yang lebih rendah dibandingkan lingkungan sekitarnya, sehingga air hujan mudah menggenangi halaman sekolah,” ujar Heri Purnomo.
Usulan prioritas lainnya mencakup pembangunan jembatan gantung di Dusun Beringin Menanti, Desa Purwodadi Simpang. Jembatan tersebut merupakan akses penghubung menuju wilayah Jati Agung dan sangat vital bagi aktivitas pendidikan serta pertanian masyarakat.
Selain itu, terdapat pula rencana pembangunan Jalan Patok Besi yang menghubungkan Desa Serdang, Desa Jati Indah, hingga Desa Rejomulyo. Ruas jalan tersebut selama ini mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan guna menunjang mobilitas warga serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan program pembangunan daerah.
Menurutnya, Kecamatan Tanjung Bintang memiliki peran strategis sebagai wilayah transisi yang menopang sektor pertanian dan perekonomian daerah. Oleh karena itu, arah pembangunan ke depan difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan pariwisata berbasis potensi desa.
“Pembangunan Lampung Selatan harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi lintas sektor. Musrenbang ini menjadi fondasi agar pembangunan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Supriyanto.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan usulan pembangunan yang bersifat prioritas, realistis, dan selaras dengan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan dinilai menjadi kunci keberhasilan.
“Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Supriyanto.














