BISNIS

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Menandai Pergeseran Mobilitas Perkotaan

5
×

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Menandai Pergeseran Mobilitas Perkotaan

Sebarkan artikel ini
LRT Jabodebek Catat Pertumbuhan Penumpang 26% di Januari 2026, Indikasi Pergeseran Mobilitas Perkotaan
LRT Jabodebek Catat Pertumbuhan Penumpang 26% di Januari 2026, Indikasi Pergeseran Mobilitas Perkotaan

Media90 – LRT Jabodebek mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna pada Januari 2026, dengan rekor pengguna harian tertinggi pada 22 Januari 2026. Pertumbuhan ini dipicu oleh keandalan layanan dan integrasi antarmoda yang semakin matang, menunjukkan bahwa transportasi publik berbasis rel semakin menjadi pilihan utama masyarakat perkotaan.

Menurut data KAI, sepanjang Januari 2026 tercatat 2.714.594 perjalanan pengguna LRT Jabodebek, meningkat 26% atau tumbuh 567.735 pengguna dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (2.146.859 pengguna). Lonjakan ini menandakan pergeseran nyata pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Rekor Pengguna Harian

Peningkatan signifikan terlihat jelas pada hari kerja, dengan rekor pengguna harian tertinggi tercatat pada Kamis, 22 Januari 2026, mencapai 123.276 pengguna. Angka ini bertepatan dengan aktivitas perkantoran yang tinggi, menandakan LRT Jabodebek mulai menjadi bagian dari rutinitas harian pekerja perkotaan.

Baca Juga:  Rincian Harga dan Jadwal Lengkap Naik LRT Jabodebek

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menuturkan:

“Peningkatan pengguna menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap transportasi massal. Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tetap andal di jam sibuk agar peralihan dari kendaraan pribadi bersifat berkelanjutan, bukan sementara.”

Keandalan Layanan dan Fasilitas Pendukung

Pertumbuhan pengguna juga didukung oleh keandalan layanan dan integrasi antarmoda yang semakin baik. Ketersediaan eskalator, lift, akses ramah disabilitas, serta sistem informasi perjalanan waktu nyata memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan secara lebih pasti, terutama di jam sibuk.

Radhitya menambahkan bahwa penguatan operasional dan kesiapan rangkaian menjadi kunci agar lonjakan pengguna tidak mengurangi kenyamanan perjalanan, terutama pada koridor dan jam dengan permintaan tinggi.

Selain keandalan layanan, KAI menyediakan berbagai fasilitas penunjang di stasiun dan rangkaian, termasuk:

  • Eskalator dan lift untuk memudahkan mobilitas antarperon
  • Charging station dan water station gratis
  • Fasilitas ramah disabilitas, seperti jalur pemandu (guiding block), lift prioritas, area khusus kursi roda
  • Ruang dan tempat duduk prioritas bagi lansia, ibu hamil, dan orang tua yang bepergian bersama anak

“Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan agar tetap inklusif dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna,” terang Radhitya.

Transportasi Publik yang Semakin Efisien

Dengan volume perjalanan yang mencapai 2,7 juta pengguna dalam satu bulan dan konsentrasi penggunaan yang kuat pada jam kerja, LRT Jabodebek menunjukkan tingkat keandalan yang konsisten sebagai moda transportasi harian. Dukungan layanan yang terukur serta fasilitas memadai memberi masyarakat dasar yang jelas untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien, khususnya untuk perjalanan rutin di wilayah Jabodetabek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *