BISNIS

Influencer Marketing di APAC Beralih dari Strategi Awareness ke Fokus pada ROI

130
×

Influencer Marketing di APAC Beralih dari Strategi Awareness ke Fokus pada ROI

Sebarkan artikel ini
Influencer Marketing di APAC Kini Fokus pada ROI, Bukan Sekadar Awareness
Influencer Marketing di APAC Kini Fokus pada ROI, Bukan Sekadar Awareness

Media90 – AnyMind Group [TSE:5027], perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, merilis State of Influencer Marketing in APAC Report 2026. Laporan ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara merek memanfaatkan influencer marketing di kawasan Asia-Pasifik.

Menurut laporan tersebut, influencer marketing telah berevolusi dari sekadar penggerak upper-funnel menjadi penggerak hasil (outcome-driven) pada 2025. Influencer kini terbukti mampu memengaruhi kepercayaan konsumen, niat beli, dan hasil commerce yang terukur, bukan hanya sebagai sarana kesadaran merek di tahap awal.

Ads
close ads

Laporan ini disusun berdasarkan data pihak pertama dari AnyTag, yang mencakup hampir 7.000 kampanye influencer dan lebih dari 1,1 juta influencer di 10 pasar APAC: Kamboja, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Berdasarkan aktivitas sepanjang 2025 dan analisis longitudinal kampanye sejak 2023, merek semakin melibatkan influencer sebagai mitra performa (performance partners) sepanjang perjalanan pengambilan keputusan konsumen. Hal ini menunjukkan meningkatnya tekanan untuk mengoptimalkan ROI dan memberikan justifikasi yang jelas terhadap investasi pemasaran.

Influencer Marketing Berbasis Performa Menjadi Norma Baru

Meskipun kampanye yang fokus pada brand awareness masih mendominasi secara keseluruhan, kampanye berbasis hasil menunjukkan pertumbuhan stabil selama tiga tahun terakhir. Pada 2025, kampanye berbasis hasil mencapai 42,47% dari total aktivitas pemasaran influencer, naik dari 30,67% pada 2024 dan 28,24% pada 2023. Indonesia memimpin pergeseran ini, dengan 73,89% kampanye fokus pada hasil terukur di 2025.

Pergeseran ini menegaskan bagaimana merek memanfaatkan influencer untuk mendorong engagement, consideration, dan konversi yang terukur, menandakan transisi dari influencer marketing sebagai saluran visibilitas semata menjadi bagian integral dari strategi commerce dan performa.

Lidyawati Aurelia, Country Manager AnyMind Group Indonesia, menyatakan:
“Di Indonesia, influencer kini menjadi katalisator utama dalam perjalanan belanja masyarakat, mulai dari discovery hingga checkout. Mereka bukan sekadar alat ‘iklan’, tetapi bagian dari infrastruktur penjualan itu sendiri. Brand yang sukses adalah mereka yang menyelaraskan kampanye influencer dengan target performa terukur, memanfaatkan kepercayaan tinggi konsumen lokal terhadap konten video pendek untuk mendorong pertumbuhan bisnis nyata.”

TikTok dan Instagram Perkuat Strategi Performa, Namun Dinamika Tiap Pasar Berbeda

Dinamika platform pada 2025 semakin menguatkan influencer marketing berbasis performa. TikTok muncul sebagai platform dominan di APAC Tenggara, menyumbang 66,0% kampanye di Thailand, 64,3% di Filipina, dan 62,9% di Vietnam. Kekuatan platform ini terletak pada konten video pendek yang menghibur dan mendorong tindakan nyata (action-oriented outcomes).

Namun, pemilihan platform tetap spesifik di tiap pasar. Di Malaysia, kampanye tersebar merata, dengan Instagram 47,7% dan TikTok 44,4%. Tren TikTok juga terlihat di Jepang, meningkat 16,3% pada 2025 seiring peluncuran resmi TikTok Shop. Sementara itu, Instagram tetap dominan di Jepang (56,4%) dan Taiwan (57,7%), meski Hong Kong memiliki bauran platform lebih beragam (Instagram 45,3%).

Di Indonesia, TikTok dan Instagram mendominasi pasar dengan 98,9% dari total kampanye, menegaskan video pendek sebagai instrumen paling berpengaruh. Hampir tidak ada platform lain, seperti YouTube atau X, yang menonjol di pasar ini.

Seiring kematangan influencer marketing, merek semakin mengintegrasikan kampanye kreator dengan strategi performa dan perdagangan yang lebih luas. Hasil berbasis engagement dan klik menunjukkan bagaimana influencer mendorong tindakan terukur yang membentuk pertimbangan dan keputusan pembelian, mendukung strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien.

Teknologi Omnichannel, Fondasi Sukses Manajemen Bisnis di Era Digital
BISNIS

Media90 – Lanskap e-commerce yang semakin kompetitif secara global memaksa pelaku usaha untuk hadir secara serentak di berbagai platform penjualan online. Namun, semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola pesanan, pelanggan, dan stok barang secara terpisah. Tanpa sistem yang terpusat, operasional bisnis bisa menjadi tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Di sinilah konsep teknologi omnichannel menjadi solusi utama dalam manajemen bisnis modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan otomatis. Ads close ads Tantangan Operasional Mengelola Banyak Toko Online Pelaku bisnis ritel digital sering kali kewalahan menghadapi ratusan hingga ribuan notifikasi pesanan dari berbagai marketplace setiap hari….

Otomatisasi Bisnis 2026: AI Automation untuk Workflow Lebih Cerdas di Indonesia
BISNIS

Media90 – Istilah AI automation atau otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin sering muncul dalam diskusi transformasi digital perusahaan di Indonesia pada tahun 2026. Berbeda dengan otomatisasi tradisional yang sudah dikenal sejak dua dekade lalu melalui Robotic Process Automation (RPA), AI automation membawa kemampuan yang jauh lebih canggih dengan menggabungkan pemahaman bahasa alami, computer vision, machine learning, hingga reasoning untuk menangani proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan keputusan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Lebih dari itu, AI automation telah menjadi salah satu pengungkit utama efisiensi operasional bagi perusahaan yang menghadapi tekanan kompetisi tinggi dan margin keuntungan yang semakin menipis. Ads…

Sagara dan Pendekatan Jangka Panjang dalam Membangun Kepercayaan di Timur Tengah
BISNIS

Media90 – Makna dari “Sagara’s Approach to Long-Term Trust in the Middle East” menjadi semakin relevan ketika para pemimpin bisnis berhenti memandang teknologi sebagai sekumpulan alat, dan mulai melihatnya sebagai sistem operasi bagi pertumbuhan. Di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas, berbagai organisasi digital berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi pengalaman pelanggan, mempercepat eksekusi bisnis, serta meningkatkan visibilitas manajerial tanpa menciptakan kerentanan baru dalam sistem mereka. Tekanan ini mengubah cara perusahaan menilai mitra teknologi. Vendor tidak lagi cukup hanya mampu menulis kode. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mampu menerjemahkan arah strategis menjadi sistem yang tahan lama,…

Sagara Hadirkan Efisiensi IT Outsourcing dengan Penghematan Miliaran per Tahun
BISNIS

Media90 – Di era transformasi digital yang bergerak semakin cepat, perusahaan besar di Indonesia menghadapi tekanan ganda: tuntutan untuk terus berinovasi sekaligus menekan biaya operasional. Ironisnya, banyak organisasi sudah menggelontorkan miliaran rupiah untuk tim IT internal, vendor teknologi, hingga infrastruktur digital, namun hasil yang diperoleh masih belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Sistem berjalan lambat, proyek sering molor, dan anggaran IT terus meningkat setiap tahun tanpa peningkatan performa yang signifikan. Situasi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan satu hal penting: bukan lagi “berapa besar anggaran IT kita”, tetapi “seberapa efisien anggaran itu digunakan”. Ads close ads Masalah Struktural yang Menghambat…

Mengapa Para Pemimpin GCC Melihat Sagara sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
BISNIS

Media90 – Di kawasan Teluk (GCC), teknologi tidak lagi dipandang sekadar kumpulan alat pendukung operasional. Bagi banyak organisasi digital di Arab Saudi dan negara sekitarnya, teknologi kini telah berubah menjadi semacam sistem operasi pertumbuhan yang menentukan kecepatan ekspansi, kualitas layanan pelanggan, hingga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Dalam konteks tersebut, ekspektasi terhadap mitra teknologi ikut berubah. Perusahaan tidak lagi mencari vendor yang hanya mampu menulis kode, tetapi partner yang dapat menerjemahkan visi strategis menjadi sistem yang stabil, terukur, dan berkelanjutan. Di titik inilah nama Sagara mulai menonjol sebagai kandidat kuat dalam kemitraan multi-tahun. Ads close ads Tekanan Transformasi Digital di…

Maksimalkan Bisnis dengan Membeli Akun Media Sosial Terpercaya
BISNIS

Media90 – Membangun audiens dari nol menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku bisnis digital di tengah persaingan konten yang semakin ketat. Banyak brand membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan impresi dan engagement yang stabil. Karena itu, strategi alternatif seperti membeli akun media sosial mulai dilirik sebagai cara praktis untuk mempercepat pertumbuhan. Dengan membeli akun yang sudah memiliki pengikut, bisnis dapat melewati fase awal yang sulit dan langsung menjangkau pasar yang lebih luas. Ads close ads Pentingnya Memulai dengan Akun Berumur Akun yang sudah memiliki riwayat aktivitas dan basis pengikut yang jelas biasanya memberikan kredibilitas instan. Audiens cenderung lebih percaya…

Solusi Outsourcing AI untuk UMKM Indonesia: Fitur Cerdas & Biaya Terjangkau dari Sagara Technology
BISNIS

Media90 – Bagi banyak pelaku usaha di Indonesia, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ini masih dianggap sebagai teknologi mahal yang hanya bisa diakses perusahaan besar dengan anggaran riset tinggi. Namun, pandangan tersebut mulai berubah pada 2026 seiring hadirnya layanan outsourcing AI UMKM Indonesia fitur pintar biaya terjangkau dari Sagara Technology. Sagara Technology melihat bahwa tulang punggung ekonomi nasional justru berada pada jutaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya menikmati manfaat transformasi digital. Melalui pendekatan baru ini, teknologi AI kini dapat diterapkan di berbagai sektor usaha kecil seperti warung kopi, toko retail, bisnis fashion, hingga layanan kesehatan lokal dengan…