Media90 – Membeli laptop di tahun 2026 bukan lagi sekadar memilih prosesor Core i5 atau i7. Dengan semakin masifnya integrasi kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem operasi Windows dan macOS, standar “laptop layak pakai” telah naik kelas secara signifikan.
Laptop modern kini tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga cerdas, mampu menjalankan fitur AI di latar belakang tanpa membuat sistem tersendat. Jika Anda ingin laptop yang dibeli hari ini tetap gesit, relevan, dan nyaman digunakan hingga tahun 2030, maka satu hal wajib dilakukan: hindari spesifikasi lawas.
Berikut adalah panduan spesifikasi minimum laptop tahun 2026 yang direkomendasikan para pakar teknologi.
RAM 8GB Adalah Sejarah (Dilarang Beli!)
Ini adalah aturan nomor satu di tahun 2026:
Jangan pernah membeli laptop dengan RAM 8GB, terlebih jika RAM tersebut disolder dan tidak bisa di-upgrade.
Alasannya sederhana:
Sistem operasi modern, browser berbasis Chromium, aplikasi produktivitas, hingga fitur AI background membutuhkan memori yang jauh lebih besar dibandingkan lima tahun lalu. Dengan RAM 8GB, laptop akan:
- Mudah stuttering saat multitasking
- Browser sering reload tab
- Aplikasi berat terasa lambat meski prosesor masih baru
Rekomendasi:
- 16GB RAM adalah batas minimal mutlak
- 32GB RAM menjadi sweet spot untuk investasi jangka panjang, terutama bagi pengguna coding, desain, editing, atau content creator
Prosesor: Wajib Punya NPU (Neural Processing Unit)
Di era AI PC, clock speed dan jumlah core saja tidak cukup. Pastikan prosesor laptop incaran Anda memiliki NPU.
Cara mengeceknya mudah, cari label seperti:
- Intel Core Ultra
- AMD Ryzen AI
- Snapdragon X Elite
- Apple M-Series terbaru
Kenapa NPU penting?
NPU dirancang khusus untuk menangani tugas AI secara efisien tanpa membebani CPU dan GPU. Tanpa NPU, laptop akan:
- Kesulitan menjalankan fitur AI di Windows generasi baru (termasuk Windows 12)
- Lebih boros daya
- Berisiko terasa usang hanya dalam 1–2 tahun ke depan
Laptop tanpa NPU di 2026 bisa dibilang investasi yang berisiko.
Penyimpanan: SSD 256GB Sudah Tidak Masuk Akal
Ukuran sistem operasi, aplikasi, dan update kini semakin membengkak. Ditambah cache aplikasi streaming, file kerja, dan data sinkronisasi cloud, SSD 256GB cepat penuh.
Rekomendasi penyimpanan:
- Minimal 512GB SSD NVMe Gen 4
- Idealnya 1TB SSD untuk penggunaan jangka panjang
Dengan kapasitas besar, Anda tidak perlu repot membawa hard disk eksternal ke mana-mana atau terus menghapus file hanya demi update sistem.
Layar: Tinggalkan Panel TN dan Resolusi HD
Di tahun 2026, kualitas layar bukan lagi fitur mewah—melainkan kebutuhan dasar.
Hal yang wajib diperhatikan:
1. Rasio Layar
- Hindari rasio 16:9 yang pendek secara vertikal
- Pilih 16:10, karena lebih nyaman untuk:
- Membaca dokumen
- Coding
- Browsing dan multitasking
2. Jenis Panel
- Minimal IPS dengan 100% sRGB
- Jika anggaran memungkinkan, OLED kini semakin terjangkau dan menawarkan:
- Warna lebih hidup
- Hitam pekat
- Lebih hemat baterai saat mode gelap
Konektivitas: Pastikan Sudah Wi-Fi 7 Ready
Walaupun router di rumah Anda mungkin masih Wi-Fi 5 atau Wi-Fi 6, membeli laptop yang sudah mendukung Wi-Fi 7 adalah langkah cerdas.
Kenapa?
- Wi-Fi 7 menawarkan kecepatan dan stabilitas jauh lebih tinggi
- Dalam 2–3 tahun ke depan, Wi-Fi 7 akan menjadi standar di:
- Kantor
- Kampus
- Kafe
- Ruang publik
Membeli laptop tanpa Wi-Fi 7 di 2026 sama seperti membeli laptop tanpa Wi-Fi ac di tahun 2016—cepat terasa ketinggalan.
Kesimpulan: Membeli Laptop di 2026 Adalah Tentang “Membeli Waktu”
Membeli laptop di tahun 2026 bukan soal mencari yang paling murah, melainkan yang paling tahan lama. Lebih baik mengeluarkan dana ekstra 1–2 juta rupiah sekarang demi:
- RAM 16GB atau lebih
- Prosesor dengan NPU
- SSD besar dan cepat
Daripada membeli laptop murah yang setahun kemudian sudah lemot dan ingin diganti.
Ingat prinsip ekonomi klasik yang masih relevan hingga hari ini:
“Buy Nice or Buy Twice”
Beli yang bagus sekalian, atau terpaksa beli dua kali karena barang murah cepat terasa usang.














