TEKNO

Data iPhone 13 Gagal Diekstrak FBI, Ternyata Berkat Mode Keamanan Apple yang Satu Ini

12
×

Data iPhone 13 Gagal Diekstrak FBI, Ternyata Berkat Mode Keamanan Apple yang Satu Ini

Sebarkan artikel ini
FBI Gagal Bongkar Data iPhone 13, Ini Fitur Keamanan Apple yang Jadi Kunci
FBI Gagal Bongkar Data iPhone 13, Ini Fitur Keamanan Apple yang Jadi Kunci

Media90 – Bayangkan sebuah lembaga penegak hukum sekelas FBI yang dikenal memiliki teknologi forensik digital canggih, ternyata tidak mampu menembus sebuah smartphone. Fakta ini benar-benar terjadi pada perangkat milik seorang jurnalis dari The Washington Post.

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar: seberapa kuat sebenarnya sistem keamanan yang ditanamkan Apple hingga mampu menghalangi upaya investigasi tingkat tinggi?

FBI Gagal Ekstrak Data iPhone

Dalam dokumen pengadilan, FBI mengakui tidak berhasil mengekstrak data dari iPhone 13 milik jurnalis Hannah Natanson.

Perangkat tersebut ditemukan dalam kondisi aktif dengan Mode Lockdown menyala. Meski telah dianalisis selama dua minggu, tim forensik tidak berhasil menyalin data apa pun dari perangkat tersebut.

Baca Juga:  Terkuak! Deretan Harga HP Xiaomi Redmi Seri Terbaru 2023: Hemat Mulai dari 1 Jutaan Rupiah!

Kasus ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya fitur keamanan yang diperkenalkan Apple sejak kehadiran iOS 16.

Apa Itu Mode Lockdown?

Mode Lockdown adalah fitur keamanan ekstrem yang dirancang untuk melindungi pengguna dari ancaman digital tingkat tinggi, seperti spyware.

Fitur ini ditujukan untuk kalangan tertentu seperti jurnalis, aktivis, hingga tokoh publik yang berisiko menjadi target serangan siber canggih.

Apple sendiri menyebut Mode Lockdown sebagai perlindungan untuk ancaman yang sangat jarang, tetapi berpotensi sangat berbahaya.

Cara Kerja Mode Lockdown

Saat diaktifkan, Mode Lockdown akan membatasi berbagai fungsi perangkat secara signifikan untuk mengurangi celah keamanan.

Beberapa pembatasannya antara lain:

  • Pesan
    Lampiran tertentu diblokir, tautan dan pratinjau tidak tersedia
  • Penelusuran web
    Teknologi web kompleks dibatasi sehingga beberapa situs mungkin berjalan lebih lambat
  • FaceTime
    Panggilan masuk hanya diizinkan dari kontak yang pernah berinteraksi dalam 30 hari terakhir
  • Foto
    Informasi lokasi dihapus dan album bersama dinonaktifkan
  • Koneksi perangkat
    Perangkat hanya bisa terhubung saat dalam kondisi terbuka
  • Konektivitas nirkabel
    Wi-Fi tidak aman otomatis diputus, jaringan lama seperti 2G dan 3G dinonaktifkan
  • Profil konfigurasi
    Tidak dapat diinstal dan perangkat tidak bisa didaftarkan ke sistem manajemen
Baca Juga:  Optimalkan Pengalaman Menonton TikTok dengan Mengatur Ulang FYPmu!

Pembatasan ini membuat alat forensik digital kesulitan bekerja karena umumnya membutuhkan akses fisik maupun jaringan ke perangkat.

Mengapa FBI Gagal?

Kegagalan FBI menunjukkan bahwa Mode Lockdown bukan sekadar fitur tambahan, melainkan benteng digital yang nyata.

Dengan akses yang dibatasi secara ketat, alat forensik yang biasanya mampu menyalin data tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Kasus ini menjadi bukti bahwa sistem keamanan Apple mampu menahan upaya investigasi tingkat tinggi.

Cara Mengaktifkan Mode Lockdown

Fitur ini tidak aktif secara otomatis, sehingga pengguna harus mengaktifkannya sendiri.

Di iPhone dan iPad

  1. Buka Pengaturan
  2. Pilih Privasi & Keamanan
  3. Gulir ke bawah dan pilih Mode Lockdown
  4. Ketuk Nyalakan Mode Lockdown
  5. Pilih Nyalakan & Mulai Ulang, lalu masukkan kode sandi
Baca Juga:  OnePlus Nord 3 Menggebrak Pasar Global di Juli 2023 dengan Kamera 50MP dan Baterai Daya Besar! Apa Harganya?

Di Mac

  1. Buka menu Apple, lalu pilih Pengaturan Sistem
  2. Klik Privasi & Keamanan
  3. Pilih Mode Lockdown
  4. Klik Nyalakan Mode Lockdown
  5. Masukkan kata sandi
  6. Klik Nyalakan & Mulai Ulang

Ancaman Spyware dan Pentingnya Perlindungan

Spyware adalah perangkat lunak berbahaya yang dapat mencuri data pribadi, riwayat browsing, hingga informasi sensitif seperti kredensial perbankan.

Mode Lockdown hadir sebagai perlindungan ekstra terhadap ancaman ini, terutama bagi pengguna dengan risiko tinggi.

Penting bagi Jurnalis dan Aktivis

Kasus ini menunjukkan bahwa perlindungan digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Bagi jurnalis dan aktivis, data yang mereka simpan bisa menjadi target berbagai pihak. Mode Lockdown menjadi salah satu cara untuk menjaga keamanan informasi sekaligus keselamatan diri.

Teknologi sebagai Benteng Privasi

Kegagalan FBI menembus iPhone dengan Mode Lockdown aktif menjadi bukti bahwa teknologi bisa menjadi benteng privasi yang kuat.

Apple berhasil menghadirkan fitur yang tidak hanya melindungi dari spyware, tetapi juga mampu menahan upaya forensik digital tingkat tinggi.

Pada akhirnya, kendali tetap berada di tangan pengguna. Dengan mengaktifkan Mode Lockdown, siapa pun dapat meningkatkan perlindungan data pribadi—bahkan dari ancaman paling canggih sekalipun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *