TEKNO

Google Rilis Fitur Hapus Data Pribadi dari Hasil Pencarian, Privasi Makin Terjaga

116
×

Google Rilis Fitur Hapus Data Pribadi dari Hasil Pencarian, Privasi Makin Terjaga

Sebarkan artikel ini
Google Hadirkan Fitur Baru untuk Hapus Data Pribadi Sensitif dari Pencarian
Google Hadirkan Fitur Baru untuk Hapus Data Pribadi Sensitif dari Pencarian

Media90 – Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap pencurian identitas dan penyalahgunaan data pribadi (doxing), Google resmi menghadirkan pembaruan penting pada sistem keamanannya.

Pada Februari 2026, Google mengumumkan peningkatan fitur privasi yang memungkinkan pengguna memantau sekaligus meminta penghapusan informasi pribadi sensitif dari hasil pencarian. Data yang bisa dilindungi mencakup nomor identitas pemerintah, alamat rumah, hingga nomor telepon.

Ads
close ads

Langkah ini menjadi respons terhadap semakin kompleksnya jejak digital di era modern, di mana data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), paspor, atau SIM bisa tersebar tanpa persetujuan pemiliknya.

Fitur “Results About You”, Kontrol Privasi di Tangan Pengguna

Pembaruan utama terletak pada fitur bernama Results about you (Hasil tentang Anda). Fitur ini sebenarnya sudah diperkenalkan sebelumnya, namun kini hadir dengan kemampuan yang jauh lebih canggih dan proaktif.

Jika sebelumnya pengguna harus mencari sendiri apakah data mereka bocor di internet, kini sistem akan bekerja otomatis.

Cara Kerjanya:

  • Watchlist Data Pribadi
    Pengguna dapat memasukkan data sensitif ke dalam daftar pemantauan.
  • Pemindaian Otomatis
    Sistem Google akan memindai miliaran halaman web setiap hari untuk mencari kecocokan data.
  • Notifikasi Cepat
    Jika ditemukan data yang cocok, pengguna akan langsung menerima peringatan.
  • Pengajuan Penghapusan Mudah
    Pengguna bisa langsung mengajukan penghapusan hanya dalam beberapa klik.

Dengan sistem ini, pengguna tidak lagi harus melakukan pengecekan manual yang memakan waktu.

Jenis Data yang Bisa Dilindungi

Google memperluas kategori data yang bisa dihapus dari hasil pencarian. Tidak hanya email dan nomor telepon, kini juga mencakup:

  • Nomor identitas pemerintah (KTP, NIK, paspor, SIM)
  • Alamat rumah
  • Nomor telepon
  • Informasi pribadi sensitif lainnya
  • Konten eksplisit non-konsensual (tanpa persetujuan)

Perlindungan ini sangat penting karena data identitas bersifat permanen dan tidak bisa diganti dengan mudah. Jika bocor, data tersebut bisa disalahgunakan untuk berbagai kejahatan, seperti:

  • Penipuan finansial
  • Pembukaan rekening ilegal
  • Pemalsuan identitas
  • Kejahatan siber lainnya

Tidak Menghapus dari Internet, Hanya dari Pencarian

Meski sangat membantu, pengguna perlu memahami batasan fitur ini.

Google hanya dapat menghapus data dari hasil pencarian, bukan dari sumber aslinya. Artinya, data tersebut masih tetap ada di situs web tempat data itu dipublikasikan.

Jika ingin menghapus data secara permanen, pengguna tetap harus:

  • Menghubungi pemilik situs
  • Mengajukan permintaan penghapusan langsung

Fitur ini berfungsi sebagai “perisai visibilitas” yang membuat data lebih sulit ditemukan, namun tidak menghapusnya sepenuhnya dari internet.

Sejalan dengan Tren “Right to be Forgotten”

Langkah Google ini sejalan dengan konsep global Right to be Forgotten, yaitu hak seseorang untuk menghapus data pribadinya dari ruang publik digital.

Dengan fitur ini, Google membantu pengguna awam untuk:

  • Mengontrol jejak digital
  • Melindungi identitas pribadi
  • Mengurangi risiko kejahatan siber

Ke depan, pengelolaan data pribadi diprediksi akan menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar fitur tambahan.

Ketersediaan Fitur

Saat ini, fitur ini mulai dirilis secara bertahap. Pengguna di Amerika Serikat menjadi yang pertama mendapat akses, kemudian akan menyusul ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia dan wilayah Asia Tenggara.

Cara Menggunakan Fitur “Results About You”

Jika fitur sudah tersedia di wilayah Anda, berikut cara mengaksesnya:

  1. Buka aplikasi Google atau browser
  2. Klik foto profil akun Google di pojok kanan atas
  3. Pilih menu “Results about you” / “Hasil tentang Anda”
  4. Masukkan data pribadi yang ingin dipantau
  5. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan peringatan

Kesimpulan

Fitur terbaru dari Google ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan keamanan data pribadi di internet. Dengan kemampuan memantau dan menghapus informasi sensitif dari hasil pencarian, pengguna kini memiliki kontrol lebih besar atas privasi mereka.

Meski tidak menghapus data dari sumber aslinya, fitur ini tetap efektif untuk mengurangi risiko penyalahgunaan data dan melindungi identitas digital Anda.

Di era digital seperti sekarang, menjaga privasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Inggris Jadi Negara Pertama Dapat TikTok Ad-Free, Ini Harga Langganannya
TEKNO

Media90 – TikTok resmi memperkenalkan layanan langganan baru bernama TikTok Ad-Free di wilayah United Kingdom mulai Senin (11/5/2026). Layanan ini memungkinkan pengguna menikmati pengalaman menonton tanpa iklan, sekaligus menawarkan peningkatan kontrol privasi dengan biaya berlangganan sebesar 3,99 poundsterling per bulan atau sekitar Rp94.669. Langkah ini menandai perubahan besar dalam model bisnis TikTok yang selama ini sangat bergantung pada iklan berbasis data pengguna. Ads close ads Model “Bayar atau Setuju”: Perubahan Besar di Ekosistem Media Sosial Peluncuran TikTok Ad-Free disebut mengikuti tren industri yang sebelumnya telah diterapkan oleh Meta di kawasan Eropa dan Inggris. Model ini dikenal sebagai “consent or pay”,…

Simbol @, Tanda Kecil dengan Sejarah Besar dari Perdagangan hingga Email
TEKNO

Media90 – Di era digital saat ini, simbol @ hampir selalu hadir dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari menulis alamat email, mendaftar akun media sosial, hingga kebutuhan kerja online, tanda kecil ini menjadi bagian penting dalam komunikasi modern. Namun, di balik perannya yang sangat vital, simbol @ ternyata memiliki perjalanan sejarah panjang yang jauh lebih tua dari internet itu sendiri. Bermula dari Perdagangan Anggur di Abad ke-16 Menurut catatan sejarah yang dirujuk oleh Smithsonian Magazine, simbol @ pertama kali tercatat pada tahun 1536 dalam sebuah surat pedagang asal Florence, Italia. Pada masa itu, simbol ini bukan bagian dari teknologi, melainkan digunakan…

iPhone 17e Resmi Hadir di Indonesia, Dibanderol Mulai Rp 13 Jutaan
TEKNO

Media90 – iPhone 17e akhirnya resmi hadir di Indonesia. Smartphone terbaru dari Apple ini mulai tersedia melalui distributor dan reseller resmi pada Mei 2026. Kehadirannya menjadi opsi baru bagi pengguna yang ingin menikmati pengalaman iPhone generasi terbaru dengan harga yang lebih terjangkau dibanding varian reguler maupun Pro. Menariknya, iPhone 17e membawa sejumlah peningkatan penting, salah satunya adalah dukungan MagSafe yang kini resmi hadir di lini “e”. Fitur ini memungkinkan pengguna menggunakan berbagai aksesori magnetik seperti wireless charger, dompet magnetik, hingga stand dengan lebih praktis. Ads close ads Harga iPhone 17e di Indonesia Apple menghadirkan iPhone 17e dalam dua varian penyimpanan…

Kabar Baik! MacBook Neo Masuk Indonesia, Preorder Mulai 15 Mei 2026
TEKNO

Media90 – MacBook Neo akhirnya resmi dibawa ke Indonesia oleh Apple. Kehadiran laptop ini langsung menyita perhatian karena disebut sebagai MacBook paling terjangkau yang pernah masuk pasar resmi Tanah Air. Program preorder MacBook Neo akan dibuka pada Jumat, 15 Mei 2026 melalui jaringan Apple Authorized Reseller di Indonesia. Sementara itu, penjualan resmi dijadwalkan mulai 22 Mei 2026. Ads close ads Dengan harga yang lebih rendah dibanding MacBook Air maupun MacBook Pro, perangkat ini diprediksi menjadi incaran pelajar, mahasiswa, hingga pekerja yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Desain Premium, Tetap Ringan dan Modern Meski masuk kategori…

Hadapi Gelombang AI, Sagara Fokus Tingkatkan Skill dan Kesiapan Kerja
TEKNO

Media90 – Diskusi tentang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang akan menggantikan pekerjaan manusia sudah terlalu sering mengisi ruang publik. Namun ada pertanyaan yang jauh lebih penting dan jarang dijawab secara konkret: skill spesifik apa yang membuat seorang talenta digital tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar berkembang di era AI ini? Ketakutan terhadap AI hanya menjadi nyata bagi mereka yang tidak mempersiapkan diri dengan tepat. Bagi talenta yang memiliki kompetensi relevan, justru era ini membuka peluang lebih besar dari sebelumnya. Pertanyaannya bukan lagi apakah perlu upskilling, melainkan ke arah mana dan bagaimana cara melakukannya. Ads close ads Jebakan yang Tidak…

SuperMaker, Platform Kreatif All-in-One dengan Fitur Paling Komprehensif
TEKNO

Media90 – Sebagian besar kreator saat ini masih mengandalkan banyak aplikasi berbeda untuk menyelesaikan satu proyek—mulai dari pembuatan video, desain gambar, musik, hingga voice over. Proses berpindah antar tools ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga sering menimbulkan masalah kompatibilitas dan mengganggu alur kerja kreatif. SuperMaker AI hadir dengan pendekatan berbeda. Platform ini dirancang sebagai creative suite all-in-one yang mengintegrasikan seluruh proses produksi—video, gambar, musik, dan suara—dalam satu workflow tanpa perlu berpindah aplikasi. Ads close ads Apa Itu SuperMaker AI? SuperMaker AI merupakan platform kreatif berbasis browser yang menggabungkan empat tools utama: AI Video Maker, AI Image Maker, AI Music…

iPhone Dikabarkan Akan Gunakan Sensor Kamera 200 MP di Masa Depan
TEKNO

Media90 – Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terbaru mengenai rencana peningkatan kamera iPhone di masa depan. Informasi ini berasal dari leaker Digital Chat Station yang dikenal kerap membocorkan rencana produk teknologi besar, termasuk perangkat dari Apple. Meski saat ini iPhone masih dianggap tertinggal dalam hal resolusi megapiksel dibanding sejumlah pesaing Android, kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple mulai menyiapkan peningkatan besar secara bertahap pada sistem kameranya. Ads close ads Awal Perubahan Dimulai di iPhone 18 Pro Menurut rumor yang beredar, perubahan awal akan dimulai pada seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua model tersebut disebut akan…